Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.86.0
5 Fakta Kamala Harris yang Digadang-gadang Jadi Presiden Perempuan Pertama AS
6 November 2024 15:04 WIB
·
waktu baca 3 menitADVERTISEMENT
Pilpres AS tahun ini diwarnai persaingan antara capres dari partai Demokrat, Kamala Harris dan capres partai Republik, Donald Trump. Hingga hari ini, Rabu (6/11) penghitungan suara kedua kandidat sudah dimulai dan akan segera terungkap siapa yang akan memenangkan Gedung Putih.
ADVERTISEMENT
Sosok Kamala Harris yang tiba-tiba mencalonkan diri sebagai presiden sangat mencuri perhatian publik. Ia merupakan Wakil Presiden AS yang mendampingi Joe Biden sejak 2020.
Kamala pun resmi maju sebagai capres usai Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan pada akhir Juli 2024 lalu. Ia bahkan digadang-gadang akan menjadi presiden perempuan AS pertama dalam sejarah jika berhasil mengalahkan Donald Trump.
Berbicara lebih jauh soal Kamala, berikut ini deretan fakta menarik soal politikus 60 tahun itu yang sudah dirangkum kumparanWOMAN dari berbagai sumber.
Kamala ikut demo di usia 13 tahun
Politico melansir, Kamala kecil yang dulu tinggal di Montreal pernah turun ke jalan bersama adik perempuannya, Maya, untuk mendemo apartemen tempat tinggalnya karena adanya aturan yang melarang anak-anak untuk bermain di halaman. Tidak sia-sia, aksi berani Kamala saat masih berusia 13 tahun itu berhasil dan ia bebas bermain di lingkungan rumahnya sejak saat itu.
ADVERTISEMENT
Awal karier Kamala sebagai jaksa
Kamala Harris meraih gelar Juris Doctor dari University of California, Hasting College of the Law di San Fransisco pada 1989. Ia kemudian mengawali kariernya sebagai asisten jaksa wilayah yang menangani kasus kejahatan seksual di Kantor Kejaksaan Alameda County, Oakland.
Kariernya kemudian berkembang dengan menduduki jabatan sebagai Jaksa Distrik San Fransisco (2004-2011) dan Jaksa Agung California (2011-2011). Selama berkiprah sebagai jaksa, Kamala tercatat berhasil menangani banyak kasus prostitusi remaja. Ia juga berperan dalam mengubah sistem penegakan hukum AS untuk menganggap perempuan yang terlibat prostitusi sebagai korban bukan tersangka.
Kamala menjabat sebagai senator AS
Kamala resmi menjabat sebagai senator AS periode 2017–2021. Selama menjabat, ia memiliki banyak inisiatif termasuk memperjuangkan UU untuk memerangi kelaparan, memberikan keringanan sewa rumah, memperluas akses modal bagi usaha kecil, hingga memerangi krisis iklim.
ADVERTISEMENT
Tak lupa, Kamala juga tetap membawa isu perempuan di dalam visi misinya, yakni peningkatan perawatan kesehatan ibu dan anak.
Jadi wapres perempuan pertama AS
The White House melansir, Kamala yang terpilih sebagai Wapres pada 2020 mendampingi Joe Biden menjadikannya perempuan pertama, orang kulit hitam pertama, serta keturunan Amerika Asia Selatan pertama yang berhasil menduduki jabatan itu di AS.
Perempuan 60 tahun itu lahir di Oakland, California, dari pasangan imigran Donald Harris dan Shyamala Gopalan. Ayahnya, Donald, merupakan seorang ekonom asal Jamaika, sementara ibunya, Shyamala, adalah seorang peneliti kanker payudara yang bergelar doktor dari India.
Kamala aktif suarakan kebebasan perempuan
Selama berkiprah sebagai politikus AS, Kamala terus memperjuangkan kebebasan perempuan dalam membuat keputusan tentang tubuh mereka sendiri dan perlindungan dari kekerasan. Ia juga memiliki inisiatif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dengan memperluas jangkauan perawatan persalinan di AS.
ADVERTISEMENT
Kamala dijuluki crazy childless cat lady
Kamala pernah mendapatkan julukan sebagai crazy childless cat lady yang dilontarkan oleh cawapres Donald Trump, JD Vance dalam wawancaranya bersama Fox News pada tahun 2021 silam. Potongan wawancara ini kembali viral karena kini keduanya dipertemukan di Pilpres AS.
Istilah cat lady sendiri dikenal dengan makna negatif sejak zaman dahulu, yaitu perempuan pencinta kucing yang tidak punya anak dan pasangan, sehingga tidak bahagia dengan hidupnya. Menurut Vance, Partai Demokrat yang menaungi Kamala hanya dikendalikan oleh orang-orang yang tidak punya anak, sehingga mereka tidak memiliki kepentingan secara langsung terhadap kemajuan negara.
Jika berbicara soal fakta, Kamala memang tidak memiliki anak kandung, tapi ia adalah seorang ibu dari dua anak tirinya yang sudah dewasa. Selain itu, Kamala juga terus mengedepankan isu perempuan dan anak selama berkiprah di pemerintahan AS.
ADVERTISEMENT
Donald Trump berhasil melampaui ambang batas 270 suara elektoral untuk mendapat kursi presiden. Kemenangan Trump ditentukan lewat kemenangan di Wisconsin dan Pennsylvania. Jumlah suara elektoral Trump 277. Pesaingnya Kamala Harris mendapat 226.
Updated 6 November 2024, 15:10 WIB
Aktifkan Notifikasi Breaking News Ini