Woman
·
4 Juni 2021 15:00
·
waktu baca 3 menit

Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan (25467)
searchPerbesar
Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan di acara Senior Leaders Meeting on Women Empowerment. Foto: Avissa Harness/kumparan
Tak bisa dipungkiri, perempuan memang masih mengalami banyak kendala untuk bisa menempati posisi kepemimpinan dalam berbagai sektor. Salah satunya adalah adanya bias gender yang melekat pada status pemimpin perempuan, di mana perempuan seringkali harus bekerja dua kali lebih keras dari laki-laki untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi seorang pemimpin bisnis.
ADVERTISEMENT
Dalam acara Senior Leaders Meeting on Women Empowerment yang diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Dwi Faiz, Head of Programmes UN Women Indonesia menguraikan tantangan yang dihadapi dalam mendorong keterwakilan perempuan di kursi pimpinan perusahaan.
Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan (25468)
searchPerbesar
Senior Leaders Meeting on Women Empowerment. Foto: Avissa Harness/kumparan
“Berdasarkan penelitian, 84 persen perusahaan di Indonesia menyatakan setidaknya ada 1 (satu) orang perempuan di dalam dewan direksi. Tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana memperpendek proses yang dilalui perempuan untuk menduduki posisi pimpinan. Prosesnya seringkali panjang, sementara di tengah proses tersebut perempuan masih memiliki peran ganda sebagai ibu dan pengasuh,” ungkap Dwi.
Saat ini sebenarnya sudah banyak perempuan yang memiliki peran penting dalam sebuah lembaga, korporasi, atau organisasi. Namun, jumlahnya belum sebanding untuk dapat mewakili perspektif dan kepentingan perempuan dalam perusahaan. Kendala lainnya menurut Dwi adalah banyak perusahaan yang memang sudah memberikan kesempatan yang sama terhadap pekerja laki-laki dan perempuan, namun tidak melakukan kegiatan proaktif lainnya. Jika perusahaan melakukan langkah yang lebih aktif agar perempuan lebih banyak menempati posisi pimpinan, maka akan lebih banyak lagi perempuan yang terinspirasi untuk menduduki posisi pimpinan atau pengambil keputusan.
Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan (25469)
searchPerbesar
Menteri PPPA Bintang Puspayoga di acara Senior Leaders Meeting on Women Empowerment. Foto: Avissa Harness/kumparan
Oleh karena itu, penting untuk mengadvokasi kepentingan perempuan di ruang publik dan ranah pribadi, baik oleh pemerintah, perusahaan maupun pada masyarakat luas secara lebih komprehensif. Untuk membantu mengatasi hal tersebut, Kemen PPPA bersama dengan XL Axiata dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mempromosikan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dunia usaha melalui Aliansi G20 untuk Pemberdayaan dan Kemajuan Representasi Ekonomi Perempuan (G20 Empower).
ADVERTISEMENT
Diluncurkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2019 di Jepang, G20 Empower menjadi wadah untuk mendorong perempuan di seluruh dunia agar lebih maju di berbagai bidang, seperti ekonomi, teknologi, perusahaan maupun bisnis. Aliansi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan mendukung kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta.
Oleh karena itu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengapresiasi perusahaan yang berkomitmen mendukung Indonesia dalam G20 Empower yang akan diselenggarakan bersamaan dengan KTT G20 di Bali, Indonesia, pada 2022 mendatang.
Saya mengapresiasi komitmen para pimpinan perusahaan yang tergabung dalam G20 Empower Indonesia terkait isu-isu tenaga kerja perempuan, terutama pada komitmen dan sinergi untuk mewujudkan lima program prioritas Kemen PPPA," ungkap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam kesempatan yang sama.

G20 Empower membantu tingkatkan angka perempuan di sektor swasta

G20 Empower juga berfokus pada tiga bidang paling relevan yang memerlukan perhatian. Pertama, key performance indicator (KPI) dan pengukuran bagi kalangan swasta dalam menetapkan tujuan dan tanggung jawab di seluruh organisasi mereka untuk kemajuan perempuan dalam peran kepemimpinan. Kedua, praktik perekrutan dan promosi yang bisa mengatasi hambatan sistemik bagi kemajuan perempuan. Ketiga, pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan untuk mengatasi kesenjangan dan mendorong kompetensi yang dibutuhkan perempuan untuk bisa maju.
Kemen PPPA Ajak Perusahaan Tingkatkan Jumlah Pimpinan Perempuan (25470)
searchPerbesar
Adanya kepemimpinan perempuan bisa mendukung kesetaraan gender di tempat kerja. Foto: Shutterstock
Dalam acara ini, Menteri Bintang Puspayoga juga mendengarkan langsung komitmen dari perwakilan 27 perusahaan, seperti Blue Bird, P&G, Grab Indonesia, Bank OCBC NISP, hingga Sociolla, yang menjadi anggota G20 Empower Indonesia.
ADVERTISEMENT
Banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan perempuan berdaya. Mudah-mudahan praktik baik perusahaan yang ramah perempuan bisa dilaksanakan di perusahaan lainnya. Komitmen yang disampaikan oleh perusahaan menjadi kekuatan kita untuk mewujudkan perempuan berdaya dan Indonesia maju,” pungkasnya.
Tentunya, kerja keras ini juga membutuhkan dukungan dari sektor lain yang juga siap mendorong kemajuan perempuan. Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, UN Women, pun ikut serta mendukung Kemen PPPA menjadi tuan rumah G20 Empower. Melalui program We Empower Asia, UN Women membantu lebih dari 70 perusahaan Indonesia mengimplementasikan Women’s Empowerment Principles (WEPs) untuk mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di seluruh lini usaha, serta di lingkup tempat kerja, marketplace, dan komunitas.
Tertarik bergabung dengan komunitas WEPs di Indonesia untuk mewujudkan bisnis yang mendukung kesetaraan gender? Akses weps.org/join untuk informasi selengkapnya.