Keterlibatan Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Jadi Kontroversi di Met Gala 2026
·waktu baca 2 menit

Met Gala selama ini dikenal sebagai ajang paling glamor di dunia fashion, sekaligus jadi cerminan eratnya hubungan antara desainer dan selebriti. Di tahun ini, Met Gala kembali diselenggarakan di The Metropolitan Museum of Art pada Senin (4/5) dan mengusung tema “Costume Art”.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Met Gala tahun ini pun tak lepas dari kontroversi. Met Gala 2026 jadi sorotan karena keterlibatan Jeff Bezos dan Lauren Sánchez sebagai co-chair sekaligus penyandang dana utama dinilai merusak eksklusivitas ajang fashion terbesar ini.
Dengan tiket yang mencapai USD 100 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar dan dihadiri sekitar 450 tamu undangan, Met Gala memang selalu menjadi acara yang eksklusif. Tapi, keterlibatan miliarder tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan bagaimana narasi Met Gala mulai bergeser dari fashion ke kekuasaan dan kapitalisme.
Keterlibatan yang Penuh Spekulasi dan Kritik
Keterlibatan Jeff juga memicu berbagai spekulasi, termasuk rumor soal kemungkinan akuisisi Condé Nast, induk dari Vogue yang selama ini menjadi penggerak utama Met Gala. Isu ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu, beriringan dengan pernikahan Jeff dan Lauren di Venesia.
Tak hanya itu, kritik juga datang dari berbagai pihak, seperti kelompok aktivis Everyone Hates Elon yang menempatkan 300 botol urine palsu bertuliskan “Boikot Met Gala Bezos” sebagai bentuk protes karena menurut laporan The Independent, Amazon, perusahaan Jeff Bezos tidak mengizinkan karyawan ke toilet saat bekerja dan tak memberikan waktu istirahat.
Mereka menilai keterlibatan Jeff justru membuat acara ini kehilangan esensinya, bahkan keputusan Walikota New York City Zohran Mamdani untuk tidak hadir semakin memperkuat kesan bahwa ada ketegangan di balik acara ini.
Lewat tema “Costume Art”, Met Gala 2026 memamerkan 200 karya seni yang dipadukan dengan 200 busana serta aksesori, menciptakan dialog antara fashion dan seni. Namun sayangnya, tema ini justru kalah sorotan dibanding kontroversi yang terjadi
Pengamat fashion seperti Cally Blackman juga menilai bahwa nilai eksklusivitas Met Gala mulai memudar karena keterlibatan figur seperti Jeff dianggap menggeser fokus acara dari kreativitas menjadi kekuatan finansial.
