Konten Media Partner

Pakai Motor Nmax Milik Mertua, Dukun Bawa Kabur Mahasiswi Cantik di Pessel

langkanverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penculikan. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penculikan. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan

Penyelidikan kasus penculikan seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) oleh seorang dukun di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, masih belum membuahi hasil.

Kini kasus tersebut tidak hanya sebatas kasus penculikan seorang mahasiswa saja, tapi si dukun juga terjerat kasus penculikan kendaraan yakni sepeda motor.

Hal ini dikarenakan, ayah mertua dari si dukun, juga melaporkan pelaku, karena sepeda motor Yamaha Nmax yang dibawa pelaku, merupakan milik dari ayah mertuanya.

"Ya benar, pelaku penculikan mahasiswi itu sekarang juga dilaporkan tentang penculikan kendaraan sepeda motor. Dan yang melaporkannya itu adalah ayah mertuanya sendiri," kata Kapolsek Lengayang, Iptu Beny Hari Muryanto, Selasa 20 Juli 2021.

"Pihak keluarga istrinya merasakan dirugikan karena sepeda motor dilarikan," tambahnya.

Baca Juga: Polisi Alami Kendala Melacak Keberadaan Mahasiswi UNP yang Diduga Diculik Dukun

Ia menjelaskan dari laporan ayam mertua pelaku, sepeda motor Yamaha NMAX itu dipakai untuk membawa kabur mahasiswi berinisial VR (22). Mahasiswi ini dinyatakan hilang saat hendak pergi kuliah kerja nyata (KKN) di Tampunik, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Tentu mertuanya merasa dirugikan, mungkin. Masalah sepeda motor,” ujarnya.

Beny mengungkapkan, pihaknya masih mendalami semua laporan yang masuk. Mulai dari laporan keluarga istri dukun dan keluarga mahasiswi. Kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Kami masih dalam lidik. Kami sudah bekerja, sudah mendatangi TKP. Sedangkan ini masalah satu belum selesai, kemudian datang lagi laporan. Pokoknya kami dalam lidik semuanya,” ujarnya.

Baca berita sebelumnya: Mahasiswi UNP Hilang Saat KKN, Pihak Keluarga Menduga Diculik Dukun