Konten Media Partner

Pengeroyokan Santri, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Pihak Pesantren

langkanverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah Robby Alhalim santri korban pengeroyokan diautopsi di RS Bhayangkara Padang. (Irwanda/Langkan.id)
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Robby Alhalim santri korban pengeroyokan diautopsi di RS Bhayangkara Padang. (Irwanda/Langkan.id)

Langkan.id, Padang– Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang masih terus melakukan penyidikan kasus pengeroyokan Robby Alhalim, santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas. Robby dinyatakan meninggal dunia pada Senin pagi (18/2), setelah koma sejak Minggu malam (10/2) usai dikeroyok rekan-rekannya.

Kasar Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Kalbert Jonaidi, mengatakan, pihaknya sedang mendalami keterlibatan ataupun kelalaian dari pihak pesantren. Pihaknya juga sudah memeriksa wali kamar, ustaz, hingga pengawas pondok pesantren.

“Ada 5 orang saksi dari pihak pondok pesantren, kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan apakah ada unsur kelalaian atau tidak. Nanti dari hasil autopsi bisa jadi kami kembali melakukan gelar perkara selanjutnya apakah ada indikasi penambahan tersangka,” katanya kepada langkan.id, Senin (18/2).

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan 17 santri Pondok Pesantren sebagai 'anak pelaku' (sebutan status tersangka untuk anak di bawah umur). Penetapan itu diambil setelah polisi melakukan gelar perkara dan prarekonstruksi.

Kalbert mengatakan, pasal yang baru disangkakan kepada anak pelaku ialah Pasal 80 juncto Pasal 76 c Undang-undang Perlindungan Anak c. Dalam penanganan kasus ini, Polres Padang Panjang juga berkoordinasi dengan Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TPA) Kabupaten Tanah Datar dan Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Pelaku pengeroyokan santri Pesantren Nurul Ikhlas Foto: Dok. pribadi Langkan.id

Hingga Senin siang, autopsi terhadap jenazah Robby Alhalim masih dilakukan tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Sebelumnya, visum luar juga telah dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Dari pantauan langkan.id di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, pihak keluarga, terlihat ayah Robby, Yoserizal, tak kuasa membendung kesedihan atas kepergian korban. (Irwanda)