Seorang Mahasiswa di Padang Lakoni Usaha Jual Beli Konten Pornografi

Konten Media Partner
26 April 2022 19:28
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi adegan porno. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi adegan porno. Foto: kumparan
ADVERTISEMENT
Seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Sumatera Barat terlibat kasus jual beli konten pornografi. Kini pelaku berinisial FA telah ditangkap pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT
Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Arie S Nugroho mengatakan pelaku FA merupakan seorang mahasiswa yang berasal dari daerah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.
"Jadi kasus ini terungkap, setelah tim cyber melakukan patroli. Lalu ada salah satu akun yang dicurigai. Dimana terdapat penawaran jasa pornografi," katanya, Selasa 26 April 2022.
Ia menjelaskan Cyber Ditreskrimsus mendapatkan postingan atau suatu kata-kata dari akun Michat yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan melakukan video call sex seharga Rp 100 ribu.
Arie menyebutkan selain video call sex, untuk foto dan video syur pelaku mematok tarif Rp 25 ribu hingga Rp 150 ribu full album.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Dari pengakuan pelaku, semua bahan foto dan video tersebut didapat pelaku dari YouTube," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Sejauh ini sudah ada 20 orang konsumen video call sex diblokir. Sementara transaksi beli foto dan video sudah ratusan orang.
Dikatakannya dalam pengakuan pelaku, tindakan tersebut baru dimulai pada bulan Maret 2021. Awalnya usaha pelaku tidak berjalan mulus, sehingga sempat vakum. Namun pada awal tahun tepatnya Januari 2022, FA kembali beraksi.
Dari usaha FA ini, ternyata mampu meraup keuntungan hingga Rp 20 juta. Bahkan uang hasil jual foto dan video porno itu digunakan untuk biaya kuliah, serta untuk kebutuhan sehari-hari.
"Keahlian pelaku ini, ternyata memang didasari oleh jurusan yang ditekuninya di kampus. FA adalah mahasiswa jurusan sistem informasi dan menguasai teknologi informasi," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020