Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
ADVERTISEMENT
kumparan bulan ini merayakan hari jadinya. Empat tahun. Kesan waktu yang pendek atau panjang tergantung dari sisi yang melihat dan menjalaninya. Tetapi yang pasti telah membesar berlipat lipat dari ketika awal dimulai.
ADVERTISEMENT
Berangkat dari kegelisahan dan keinginan Hugo Diba (CEO kumparan), Ine Yordenaya (COO kumparan), dan Arifin Asydhad (Pimpinan Redaksi kumparan) untuk menghadirkan sebuah media alternatif yang berbeda dari media-media digital yang sudah ada di Indonesia. Belakangan bergabung Muhammad Yusuf Arifin a.k.a Dalipin (Chief of Storyteller)
Mereka melihat media digital Indonesia mengalami stagnasi ide dan hanya mengulang-ulang formulasi yang sama dengan ketika media digital di Indonesia pertama kali digagas di akhir tahun 1990an. Mereka kemudian bersepakat untuk membangun media digital baru dengan nama kumparan.
Konsep awal kumparan dibicarakan beberapa kali di rumah Hugo dan Dalipin, sebelum akhirnya disepakati untuk menyewa ruangan kecil, di sebuah coworking space bernama Creohouse di kawasan Kemang, Jakarta Selatan agar terasa lebih formal.
Selain untuk mematangkan konsep, di kantor pertama itu juga dilakukan interview untuk beberapa calon keluarga baru kumparan. Creohouse menjadi saksi terbentuknya tim kecil, yang bisa dibilang menjadi cikal bakal tim besar yang ada saat ini.
ADVERTISEMENT
Seiring berkembangnya tim dan kebutuhan ruangan yang lebih besar, akhirnya diputuskan untuk pindah ke Freeware Coworking Space, kurang dari lima menit berjalan kaki dari kantor pertama. Di sini mimpi untuk membangun kumparan semakin menemukan bentuknya.
Beberapa tim mulai terbentuk. Tim Engineering, yang terdiri dari Back End Engineer, Front End Engineer, dan Mobile App terbentuk. Hanya empat orang pada awalnya. Lalu seorang Product Manager bergabung. Product Designer ada dua orang. Gelies Parsiela bergabung di Human Resource. Dari tim redaksi yang sekarang berisi lebih dari 150 wartawan waktu itu baru ada satu orang, Nurul Hidayati.
Semua tahu, seperti juga Creohouse, Freeware Coworking Space ini hanya rumah sementara. Pada suatu saat kumparan harus berpindah ketika betul-betul sudah operasional.
ADVERTISEMENT
Hanya kurang lebih empat bulan kumparan berada di Freeware Coworking Space ini.
Setelah semakin banyak pegawai bergabung dan semakin pula dibutuhkan ruangan yang lebih besar untuk menampung mereka, diputuskan mencari tempat yang lebih besar. Kali ini tempat yang permanen sifatnya. Tempat yang akan bisa menampung bukan hanya untuk mereka pegawai yang baru bergabung tetapi juga ketika nantinya kumparan menjadi lebih besar lagi.
Pada September 2016 kumparan pindah untuk kedua kalinya. Sebuah rumah maha besar —belakangan dua rumah besar lainnya yang berada dalam satu pagar juga ikut disewa— di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan. Rumah yang dilengkapi dengan taman yang luas dan pohon-pohon besar yang rindang, halaman parkir yang lapang, tempat bermain, dan bahkan kolam renang.
Di rumah ini nama kumparan diresmikan. Di rumah ini untuk pertama kalinya kumparan merilis berita. Di rumah ini kumparan menemukan rumahnya.
ADVERTISEMENT
Kantor di Pejaten ini bukan menjadi tempat bekerja, tetapi juga tempat bersenda gurau, bermain, dan menggelar berbagai acara baik yang sifatnya internal hanya untuk awak kumparan maupun ketika ada tamu dari luar.
Taman kantor disulap menjadi semacam taman umum dan ditahbis nama Taman Komunitas. Idenya, beragam komunitas yang berasosiasi dengan kumparan dan disebut dengan Teman Kumparan bisa menggunakannya.
Dari kantor yang seperti menjadi rumah kedua bagi semua awak kumparan ini, kumparan menancapkan keberadaannya di dunia media digital di Indonesia. Ide-ide yang awalnya dipikirkan dari rumah ke rumah, dari kantor kecil sementara ke kantor kecil sementara, benar-benar diwujudkan.
Selama empat tahun keberadaan kumparan, apresiasi dari pihak luar tak kunjung habis atas apa yang dilakukan oleh awak kumparan. Baik yang bersifat pengakuan jurnalistik, inovasi teknologi, hingga dampak sosial.
ADVERTISEMENT
kumparan pernah menerima YouTube Innovation Funding Google karena dianggap inovatif dan mempunyai komitmen untuk menciptakan jurnalisme yang berkualitas.
BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) memberi penghargaan atas peran kumparan untuk kolaborasi dan sinerginya dalam hal penanggulangan bencana di Indonesia.
LINE Indonesia Awards 2019 mendudukkan kumparan sebagai Most Favorite Publisher. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi LINE kepada kami yang telah membantu menyebarkan konten positif melalui layanan LINE Today.
World of Association of Newspaper and News Publisher (WAN-IFRA) menobatkan kumparan menjadi salah satu media yang terpilih sebagai Best Digital News Startup 2019 dalam acara tahunan mereka di Hongkong.
WAN-IFRA kembali memberi penghargaan untuk kumparan di tahun 2020. Kali ini untuk kategori Best Marketing Campaign for News Brand (kumparanWoman) dan Best in Audience Engagement (Home of Premier League).
ADVERTISEMENT
Di tahun 2020 kumparan juga mendapat penghargaan Google Initiative Funding (GNI). Lewat program kumparanDerma GNI menganggap kumparan melakukan terobosan inovatif (Innovation Challenge) lewat teknologi untuk membantu kalangan yang memerlukan bantuan. Ada 18 organisasi terpilih dari Asia dan kumparan menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia.
Empat tahun sudah usia kumparan bulan Januari ini.
Terima kasih untuk semua awak kumparan yang sudah menjadi bagian dari perjalanan kumparan hingga hari ini.