2 Jenis Popok Bayi yang Perlu Ibu Ketahui

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Popok adalah perlengkapan bayi yang digunakan pada bayi yang belum bisa menggunakan toilet secara mandiri. Ada beberapa jenis popok bayi yang bisa Mama gunakan untuk dikenakan bayi Mama.
Jenis popok ini juga bisa Mama sesuaikan dengan kebutuhan dan pilihan Mama. Untuk membantu Mama memutuskan jenis popok bayi mana yang akan digunakan, yuk Ma simak ulasan mengenai jenis popok bayi dan kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.
Jenis Popok Bayi
Dikutip dari Very Well Family, ada dua jenis popok bayi yang bisa digunakan, yakni popok disposable atau sekali pakai dan popok kain.
Berikut penjelasan dari masing-masing jenis popok bayi yang perlu Mama ketahui sebelum memutuskan menggunakannya.
1. Popok Kain
Popok kain adalah jenis popok yang bisa digunakan berulang kali karena bisa dicuci. Meskipun terdengar ribet, ada beberapa kelebihan dari popok kain loh Ma, di antaranya:
Memiliki banyak varian yang berbeda dari bahan, desain, dan warna yang bisa Mama pilih untuk bayi Mama
Lebih hemat biaya dan murah dibandingkan jenis popok bayi lainnya karena bisa digunakan kembali
Bisa disimpan serta digunakan lagi untuk anak selanjutnya
Dinilai lebih aman untuk kulit bayi karena tidak terbuat dari bahan kimia
Mengurangi jumlah sampah yang sering dibuang
Lebih ramah lingkungan
Adapun kekurangan dari popok kain ialah:
Mudah bocor dan tembus ke tempat tidur atau lantai
Harus sering diganti karena mudah bocor
Tidak praktis dan ribet
Butuh banyak waktu dan energi untuk mencucinya
Jika Mama ingin memilih jenis popok ini, Mama perlu membersihkannya dengan baik ya. Gunakan deterjen yang lembut dan pastikan kotoran bayi keluar dengan baik ya Ma.
2. Popok Sekali Pakai
Popok sekali pakai adalah jenis popok bayi yang paling populer dan banyak digunakan oleh orang tua di luar sana. Popok sekali pakai ini didesain secara khusus untuk menampung urine dan kotoran bayi dengan lebih praktis.
Popok sekali pakai tentunya memiliki kelebihan tertentu, di antaranya:
Lebih praktis dan lebih mudah untuk digunakan dan dipasangkan pada bayi
Terbuat dari bahan yang mampu menyerap dan menahan cairan lebih banyak, sehingga Mama tidak perlu sering menggantinya
Tidak mudah bocor
Mampu membuat kulit tetap kering, sehingga bayi tetap nyaman
Di samping kelebihannya yang beragam, popok bayi sekali pakai juga memiliki kekurangan, di antaranya:
Memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan popok kain
Hanya digunakan satu kali saja sebab tidak bisa dipakai atau disimpan
Sering menyebabkan ruam popok pada bayi
Meningkatkan risiko alergi pada bayi jika popok mengandung pewarna dan pewangi tambahan.
Jika ingin menggunakan jenis popok sekali pakai, pilihlah popok dengan bahan yang aman untuk kulit bayi serta berkualitas premium ya, Ma.
Itulah jenis-jenis popok bayi. Mama bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Mama.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu popok sekali pakai?

Apa itu popok sekali pakai?
Popok sekali pakai ini didesain secara khusus untuk menampung urine dan kotoran bayi dengan lebih praktis.
Apa kelebihan popok kain?

Apa kelebihan popok kain?
Popok kain lebih hemat biaya, bisa digunakan kembali, serta mengurangi risiko alergi
Apa kekurangan popok sekali pakai?

Apa kekurangan popok sekali pakai?
Popok sekali pakai biasanya lebih mahal serta menyebabkan ruam popok pada bayi
