Konten dari Pengguna

6 Tanda Bayi Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanda bayi dehidrasi perlu dipahami agar bisa mencegah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh dehidrasi. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Tanda bayi dehidrasi perlu dipahami agar bisa mencegah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh dehidrasi. Foto: Pexels.com

Dehidrasi tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bisa dialami oleh bayi loh, Ma. Makanya, kamu perlu memahami tanda bayi dehidrasi agar dapat segera mengatasinya.

Tanda bayi dehidrasi pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan gejala dehidrasi pada orang dewasa. Namun, bayi belum bisa mengungkapkan dengan baik terkait apa yang sedang ia rasakan. Maka dari itu, tanda bayi dehidrasi penting untuk diketahui Mama.

Dengan mengetahui gejala dehidrasi pada bayi, Mama bisa menetapkan langkah untuk mengatasinya sesegera mungkin agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan tertentu.

Lantas, apa saja tanda bayi dehidrasi? Yuk simak informasi di bawah ini Ma untuk mengetahui tanda-tanda bayi mengalami dehidrasi.

Tanda Bayi Dehidrasi

Salah satu tanda bayi dehidrasi adalah rewel. Foto: Pexels.com

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan cairan. Penyebab dehidrasi pada bayi sangatlah beragam, mulai dari kurangnya asupan ASI, diare, demam, dan beberapa faktor lainnya.

Mengutip dari Healthy Children, tanda dehidrasi bisa berbeda pada setiap bayi. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan dehidrasi bayi.

Mama bisa memperhatikan tanda dehidrasi ini untuk mengetahui apakah bayi Mama mengalami dehidrasi ringan, sedang, ataupun berat.

Tanda bayi mengalami dehidrasi yang cenderung ringan dan sedang adalah:

  1. Kurang aktif dan jarang bermain

  2. Kurang buang air kecil.

  3. Mulut dan kulitnya tampak kering

  4. Jumlah air mata yang keluar saat menangis sangat kurang

  5. Titik lemah pada kepala bayi menjadi cekung

  6. Jika disebabkan oleh diare, kotoran yang dikeluarkan bayi biasanya lebih cair

Pada bayi yang mengalami dehidrasi berat, ia akan merasakan sejumlah gejala di atas dan ditambah dengan gejala berikut ini:

  1. Sangat rewel dan tidak bisa diam

  2. Sering mengantuk

  3. Mata cekung

  4. Tangan dan kaki dingin dan tampak berubah warna

  5. Kulit bayi mengeriput

  6. Jarang buang air kecil. Buang air kecil hanya 1-2 kali setiap hari

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Bayi

Tanda bayi dehidrasi bisa diatasi dengan memberikan asupan cairan yang cukup. Foto: Pexels.com

Penanganan dehidrasi pada bayi bisa disesuaikan pada faktor penyebabnya, Ma. Jika disebabkan oleh demam, maka Mama perlu mengobatinya dengan cara mengatasi demam pada bayi.

Dikutip dari Healthline, dehidrasi pada bayi biasanya ditangani dengan pemberian ASI yang cukup. Dengan begitu, kebutuhan cairan dan nutrisi bayi akan terpenuhi.

Jika bayi Mama sudah bisa makan, Mama bisa membuatkannya makanan yang kaya akan kandungan air dan cairan untuk mengatasi dehidrasi.

Apabila bayi dehidrasi karena demam, Mama bisa mengenakannya pakaian nyaman, memandikannya dengan air hangat, serta memastikan bayi tetap minum susu dengan lancar.

Jika disebabkan oleh diare, Mama bisa membawa bayi Mama ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan memberikan penanganan yang tepat, tanda bayi dehidrasi akan berkurang.

Nah, itu dia berbagai tanda bayi dehidrasi yang perlu Mama ketahui serta waspadai. Jangan biarkan bayi dehidrasi terus-menerus ya, Ma. Hal tersebut bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada bayi.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu dehidrasi?

chevron-down

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan cairan.

Apa penyebab bayi dehidrasi?

chevron-down

Penyebab dehidrasi pada bayi sangatlah beragam, mulai dari kurangnya asupan ASI, diare, demam, dan beberapa faktor lainnya.

Bagaimana cara mengatasi demam pada bayi?

chevron-down

Demam pada bayi bisa ditangani dengan mengenakannya pakaian nyaman, memandikannya dengan air hangat, serta memastikan bayi tetap minum susu dengan lancar.