Berbagai Mitos setelah Melahirkan dan Fakta Medisnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ma, banyak mendengar mitos setelah melahirkan? Ya, hal ini normal karena masyarakat Indonesia dikelilingi oleh berbagai kepercayaan dan adat.
Beberapa informasi seputar postpartum atau periode setelah melahirkan ada benarnya untuk kesehatan Mama, beberapa di antaranya hanyalah mitos belaka yang tidak terbukti secara medis.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut seputar mitos setelah melahirkan dan penjelasannya secara medis. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Ma.
Mitos Setelah Melahirkan
Ada beberapa mitos setelah melahirkan yang beredar di kalangan masyarakat. Guna mengetahui, fakta medis soal mitos tersebut, berikut penjelasannya.
1. Tidak Boleh Minum Air Putih Banyak-banyak
Salah satu mitos setelah melahirkan yang populer adalah Mama tidak boleh minum banyak air. Hal ini bisa menyebabkan luka sulit sembuh.
Mitos ini juga sering kali dikaitkan dengan Mama yang tidak merasakan gejala nyeri setelah persalinan. Menurut mitos yang beredar, Mama tidak perlu minum banyak air karena tidak merasakan gejala tersebut.
Dikutip dari Healthline, mitos ini tidak benar. Sebaliknya, ibu yang baru saja melahirkan perlu meningkatkan asupan cairan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
2. Tidak Boleh Bergerak Sama Sekali
Mama yang baru saja menjalani proses persalinan memang dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berat. Akan tetapi, ini bukan berarti Mama tidak boleh bergerak sama sekali.
Mengutip Mayo Clinic, banyak dokter yang menyarankan Mama agar tetap bergerak aktif untuk mendukung penyembuhan setelah melahirkan. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko pembekuan darah, Ma.
Mama bisa banget untuk melakukan aktivitas ringan, seperti berjalan santai. Di samping itu, pastikan tubuh Mama mendapatkan istirahat yang cukup ya.
3. Berat Badan langsung Turun
Mitos ini tidak bisa dikatakan sepenuhnya salah sebab pada beberapa ibu, mereka langsung mengalami penurunan berat badan setelah melahirkan. Namun, hal ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, Ma.
Beberapa dari Mama mungkin akan mengalami penurunan berat badan saat menyusui. Akan tetapi, beberapa lainnya mungkin membutuhkan waktu yang lama dalam mengembalikan berat badan pada angka semula.
4. Tidak Boleh Keluar Rumah Sebelum 40 Hari
Mama mungkin adalah salah satu ibu yang dilarang untuk keluar rumah sebelum 40 hari. Namun, hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya betul, Ma.
Setelah melahirkan, Mama membutuhkan pemeriksaan pasca persalinan atau membawa bayi baru lahir untuk kontrol. Hal ini tentunya mengharuskan Mama untuk keluar rumah.
Kontrol ke dokter ini penting untuk memastikan kondisi ibu dan bayi sehat. Jadi, tidak ada salahnya untuk keluar sekali-kali ya, Ma.
5. Jangan Makan Protein Berlebihan
Banyak dari ibu yang baru melahirkan dilarang untuk makan makanan tinggi protein, seperti ikan, telur dan daging supaya jahitan luka yang ada dapat segera pulih.
Namun, dari sisi medis justru menyatakan sebaliknya, Ma. Makan makanan yang berprotein tinggi sangat dianjurkan bagi Mama, apalagi pada masa nifas.
Protein juga berfungsi untuk mendukung penyembuhan luka dan mengurangi rasa nyeri. Jadi, Mama sebaiknya tidak menguranginya ya, Ma.
Itu dia berbagai mitos setelah melahirkan dan fakta medisnya. Apa pun anjuran yang diterima Mama, ada baiknya untuk mendiskusikannya dengan dokter ya, Ma.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Benarkah setelah melahirkan tidak boleh minum banyak air?

Benarkah setelah melahirkan tidak boleh minum banyak air?
Dikutip dari Healthline, mitos ini tidak benar. Sebaliknya, ibu yang baru saja melahirkan perlu meningkatkan asupan cairan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Benarkah menyusui dapat menurunkan berat badan?

Benarkah menyusui dapat menurunkan berat badan?
Beberapa dari Mama mungkin akan mengalami penurunan berat badan saat menyusui. Akan tetapi, beberapa lainnya mungkin membutuhkan waktu yang lama dalam mengembalikan berat badan pada angka semula.
Apa manfaat protein untuk ibu setelah melahirkan?

Apa manfaat protein untuk ibu setelah melahirkan?
Protein juga berfungsi untuk mendukung penyembuhan luka dan mengurangi rasa nyeri. Jadi, Mama sebaiknya tidak menguranginya ya, Ma.
