Penyebab GTM pada Anak dan Cara Mengatasinya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan Tutup Mulut atau GTM adalah salah satu masalah yang mungkin tengah Mama hadapi saat ini, apalagi jika anak mulai belajar makan.
Gerakan Tutup Mulut (GTM) sendiri merupakan kondisi ketika anak menolak makan dengan cara menutup mulutnya. Kondisi ini tentunya membuat Mama khawatir dan cemas karena ia tidak mau makan.
GTM adalah kondisi yang sebaiknya tidak dibiarkan, Ma. Pasalnya, kondisi ini dapat mengganggu tumbuh kembang anak karena kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik.
Nah, guna mengetahui cara mengatasinya, simak ulasan seputar penyebab GTM pada anak dan cara mengatasinya di bawah ini ya, Ma.
Penyebab GTM pada Anak
Mengutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia, penyebab GTM pada anak yang paling utama adalah kebiasaan makan yang tidak benar serta pemberian makanan yang tidak sesuai.
Di samping itu, penyebab GTM lainnya adalah sebagai berikut:
Kebiasaan memilih-memilih makanan atau picky eater. Hal ini membuat anak mungkin tidak mau makan makanan tertentu
Takut untuk mencoba makanan baru atau neophobia. Anak mungkin akan sulit untuk mencoba makanan baru.
Sudah merasa kenyang karena porsi berlebihan
Kehilangan nafsu makan akibat beberapa kondisi, seperti sembelit, demam, radang tenggorokan
Kelelahan dan tidak mempunyai energi untuk melakukan aktivitas fisik, termasuk makan
Gangguan pada lambung atau sistem pencernaan, seperti penyakit celiac dan radang usus
Trauma, misal mengalami tersedak makanan tertentu.
Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) adalah salah satu jenis gangguan makan pada anak yang membuat anak membatasi jumlah dan jenis makanan yang ingin ia konsumsi
Cara Mengatasi GTM pada Anak
Dikutip dari Healthline, ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi GTM pada anak, di antaranya adalah sebagai berikut:
Memberikan porsi makan yang sesuai. Hal ini akan membantunya untuk belajar makan sesuai dengan kemampuan anak. Ini juga bisa menghindarkannya dari paksaan yang bisa saja membuat ia stres.
Jauhkan ia dari berbagai hal yang bisa mengganggu fokusnya saat makan, seperti TV ataupun gadget. Bantu ia untuk fokus melihat makanannya.
Jangan atur waktu makan dan tidur secara berdekatan. Rasa kantuknya bisa saja membuat anak tidak tertarik untuk makan
Hindari kebiasaan memarahi atau membentak anak ketika ia tidak ingin makan
Buat suasana makan menjadi lebih menyenangkan agar ia senang ketika melahap makan
Ajak anak untuk menyiapkan makanan bersama
Hindari memberi anak makanan ringan atau cemilan terlalu banyak. Hal ini bisa membuatnya kenyang dan tidak ingin makan lagi
Pelajari setiap kebiasaan makan anak.
Itu dia berbagai cara mengatasi GTM pada anak. Lakukan cara-cara ini jika anak memiliki kondisi ini ya, Ma.
GTM pada anak adalah kondisi yang perlu ditangani agar anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dalam rangka tumbuh kembangnya ya, Ma.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu GTM?

Apa itu GTM?
Gerakan Tutup Mulut (GTM) sendiri merupakan kondisi ketika anak menolak makan dengan cara menutup mulutnya
Apakah GTM berbahaya?

Apakah GTM berbahaya?
GTM adalah kondisi yang sebaiknya tidak dibiarkan, Ma. Pasalnya, kondisi ini dapat mengganggu tumbuh kembang anak karena kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik.
Apa itu ARFID?

Apa itu ARFID?
Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) adalah salah satu jenis gangguan makan pada anak yang membuat anak membatasi jumlah dan jenis makanan yang ingin ia konsumsi
