Tahapan Masa Pubertas pada Anak Perempuan dan Laki-Laki

·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Punya anak yang beranjak remaja pasti akan membuat Mama dan Papa menjadi deg-degan ya. Anak yang dulu kita timang-timang dan diajarkan segala hal, sekarang berada pada fase masa pubertas.
Adakah di antara Mama yang sedang berada di tahapan ini? Soalnya, kita perlu beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi pada dirinya.
Sebagai orang tua, kita perlu mendampingi anak yang sedang dalam fase transisi atau biasa disebut dengan pubertas. Fase pubertas adalah tahapan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Setiap manusia pasti mengalami yang namanya pubertas, baik laki-laki maupun perempuan.
Mengutip situs IDAI, pubertas adalah fase yang menjembatani masa anak-anak menuju dewasa. Bisa dibilang fase ini sangat menantang, tapi bisa juga membingungkan. Enggak hanya bagi anak, namun juga untuk orang tua.
Selain itu, pada fase transisi ini, banyak perubahan yang akan dialami oleh anak, baik dari segi fisik biologis, maupun segi psikis. Mama perlu tahu, bahwa pubertas yang dialami anak laki-laki dan perempuan itu berbeda.
Tahapan Masa Pubertas
Apa saja tahapan masa pubertas pada anak perempuan dan laki-laki? Yuk, Mama kita simak penjelasannya lengkapnya berikut ini.
Masa Pubertas pada Anak Perempuan
Masa pubertas pada anak perempuan biasanya terjadi lebih awal dibandingkan anak lelaki, yakni pada usia 8 sampai 13 tahun. Perubahan yang mungkin Mama lihat menandakan bahwa mereka sedang mengalami pubertas.
Adapun tahap pada anak perempuan yang dapat Mama perhatikan adalah sebagai berikut:
1. Tahap 1
Pada tahapan ini sebenarnya belum ada perbedaan fisik yang tampak. Bagi anak perempuan, tahap ini biasanya dimulai setelah ulang tahun ke-8. Perubahan ini terjadi sama baik untuk anak perempuan dan laki-laki.
2. Tahap 2
Tahap 2 menandai awal perkembangan fisik. Hormon pada tubuh mulai mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh. Pubertas biasanya dimulai antara usia 9 dan 11 tahun. Perubahan yang terlihat antara lain:
Anak akan mengalami perubahan yang signifikan pada payudaranya atau disebut dengan breast budding. Pada tahap ini, payudara tumbuh seperti gunung kecil dan terkadang sakit jika bersentuhan dengan baju atau tidak sengaja tersentuh.
Area sekitar puting (areola) juga akan lebih gelap dan mengembang.
Perubahan lainnya adalah rahim mulai membesar dan rambut kemaluan mulai tumbuh di bibir vulva.
3. Tahap 3
Perubahan fisik di tahap ini semakin jelas terlihat. Seiring dengan pertumbuhan, hormon anak akan bekerja dan melanjutkan perkembangan ke tahap selanjutnya.
Perubahan fisik pada anak perempuan biasanya dimulai setelah usia 12 tahun. Perubahan tersebut antara lain:
Payudara yang semakin berkembang.
Rambut yang tumbuh di area intim menjadi lebih tebal dan keriting.
Ketiak mulai ditumbuhi oleh rambut.
Anak mungkin akan memiliki jerawat yang muncul di wajah dan punggung.
Tinggi badan yang berkembang.
Adanya lemak yang muncul di pinggul dan paha.
4. Tahap 4
Pubertas berjalan lebih lancar selama tahap 4. Anak perempuan akan mengalami banyak perubahan pada badannya. Pada tahap ini biasanya dimulai sekitar usia 13 tahun. Perubahannya meliputi:
Payudara yang berkembang dan memiliki bentuk yang lebih penuh.
Di beberapa kasus, perempuan mengalami menstruasi pertama mereka di antara usia 12 dan 14 tahun. Tapi, ada juga yang mengalaminya lebih awal.
Tinggi badan akan melambat menjadi sekitar 2 sampai 3 inci per tahun.
Rambut di sekitar organ intim semakin lebat.
5. Tahap 5
Tahap ini merupakan puncak dari perkembangan anak Mama, nih. Pada fase terakhir ini, anak akan mencapai kematangan fisik secara penuh, termasuk tinggi badannya. Anak perempuan biasanya mengalami puncak perkembangan di usia 15 tahun.
Payudara mencapai ukuran dan bentuk yang seperti orang dewasa, meski begitu payudara dapat terus berubah hingga usia 18 tahun.
Menstruasi menjadi lebih teratur setelah 6 bulan sampai 2 tahun.
Perempuan mencapai tinggi badan 1 hingga 2 tahun setelah periode pertama mereka.
Rambut di organ intim semakin tumbuh hingga mencapai paha bagian dalam.
Organ reproduksi dan alat kelamin berkembang dengan sempurna.
Bentuk dari pinggul, paha, dan bokong semakin terisi.
Baca juga: Penyebab Pubertas Dini pada Anak
Masa Pubertas pada Anak Laki-Laki
1. Tahap 1
Sama seperti anak perempuan, pada tahap ini belum ada perubahan yang signifikan bagi anak laki-laki. Tahap ini biasanya dimulai setelah ulang tahun usia 9-10 tahun. Tahap pubertas pada laki-laki dimulai dengan otak yang mengirimkan sinyal pada tubuh untuk mempersiapkan perubahan.
2. Tahap 2
Pada anak laki-laki, pubertas biasanya dimulai sekitar usia 11 tahun. Testis dan kulit di sekitar buah zakar mulai membesar, serta mulai tumbuh rambut halus di sekitar penis.
3. Tahap 3
Pada tahap 3 perubahan fisik mulai terlihat. Biasanya terjadi di usia 13 tahun. Perubahan fisik yang dapat ditunjukkan meliputi:
Ukuran penis yang memanjang, disertai dengan ukuran testis yang membesar.
Jaringan payudara pada anak laki-laki mulai membesar sedikit.
Mulai mengalami mimpi basah.
Perubahan suara yang terjadi pada anak laki-laki.
Otot tubuh mulai membesar.
Tinggi tubuh yang bertambah.
4. Tahap 4
Pada tahap ini, perubahan fisik anak laki-laki hampir sempurna sepenuhnya. Pada anak laki-laki, biasanya dimulai sekitar usia 14 tahun. Perubahan meliputi:
Ukuran testis, penis, dan skrotum yang semakin membesar.
Tumbuhnya bulu di ketiak.
Suara berat menjadi permanen.
Mulai timbul jerawat.
5. Tahap 5
Ini merupakan tahapan terakhir dari pertumbuhan fisik anak. Pada tahapan ini, umumnya anak laki-laki berusia 15 tahun. Perubahan yang terjadi meliputi:
Ukuran penis, testis, dan skrotum yang sudah mencapai ukuran dewasa.
Rambut di sekitar kemaluan sudah menyebar hingga ke area lipat paha.
Rambut di sekitar wajah mulai tumbuh.
Pertumbuhan tinggi mulai melambat, namun otot tetap bertumbuh. Pertumbuhan tinggi ini sepenuhnya akan lengkap di usia 18 tahun
Baca juga: Pubertas Dini Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
Tanda dan Gejala Pubertas Lainnya
Selain tahapan di atas, biasanya terdapat beberapa tanda dan gejala pubertas lainnya yang kerap dilalui oleh anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki. Apa saja? Simak berikut ini.
1. Timbul Jerawat
Perubahan hormon selama masa pubertas menyebabkan minyak menumpuk di kulit dan menyumbat pori-pori. Hal ini menyebabkan terjadinya jerawat yang timbul di beberapa area, seperti punggung, wajah, dan dada.
Jika Mama melihat perubahan ini, coba diskusikan dan beri tahu anak bahwa hal tersebut wajar dilalui anak-anak sebayanya dan tidak perlu khawatir. Jadi, mereka cukup membersihkan wajah dan area berjerawat dengan rutin.
2. Bau Badan
Selama masa pubertas, kelenjar keringat juga akan berkembang yang menyebabkan keringat lebih banyak keluar. Untuk mencegah bau badan, Mama dapat membicarakan mengenai pilihan deodoran dan pastikan mereka mandi secara teratur, terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang intens.
3. Perubahan Mood
Mama-mama yang mempunyai anak berusia remaja, apakah pernah melihat anak menjadi murung atau marah yang menggebu-gebu? Jika pernah, maka tidak perlu khawatir.
Pasalnya, ini adalah hal yang wajar, anak mengalami perubahan dalam tubuh dan penampilannya yang mungkin akan terasa membingungkan.
Mama dapat membimbing dan menemani anak saat moodnya sedang tidak baik. Mama dapat menjadi teman dan sahabat untuk mendengarkan keluh kesahnya. Hal ini bertujuan agar anak enggak menyimpan perasaannya seorang diri dan pastinya Mama dan Papa dapat membantu anak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
(ANS)
Frequently Asked Question Section
Apa perubahan saat pubertas yang terjadi di usia 13 tahun?

Apa perubahan saat pubertas yang terjadi di usia 13 tahun?
Pada anak perempuan terdapat perubahan payudara yang berkembang dan memiliki bentuk yang lebih penuh. Sementara untuk anak laki-laki ukuran penis memanjang, disertai dengan ukuran testis yang membesar.
Apakah muncul jerawat pada anak tanda dari masa pubertas?

Apakah muncul jerawat pada anak tanda dari masa pubertas?
Perubahan hormon selama masa pubertas menyebabkan minyak menumpuk di kulit dan menyumbat pori-pori. Hal ini menyebabkan terjadinya jerawat yang timbul di beberapa area, seperti punggung, wajah, dan dada.
Apa tahapan pubertas ke 2 yang dilalui anak laki-laki?

Apa tahapan pubertas ke 2 yang dilalui anak laki-laki?
Pada pria, pada tahap ke 2, pubertas biasanya dimulai sekitar usia 11 tahun. Testis dan kulit di sekitar buah zakar mulai membesar, serta mulai tumbuh rambut halus di sekitar penis.
