Konten Media Partner

Kinerja RSUP Prof Kandou Ternyata Sudah Dapat Perhatian Khusus Gubernur Sulut

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

MANADO - Kinerja RSUP Prof R D Kandou ternyata sudah dapat perhatian khusus dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus. Hal ini disampaikan Yulius saat Rapat Paripurna DPRD Sulut.

Di hadapan para anggota DPRD Sulut serta para pejabat lainnya, Yulius mengatakan jika dia telah mendapatkan laporan dan sejumlah cerita miring akan pelayanan RSUP Prof R D Kandou.

kumparan post embed

"Kita sudah dengar cerita dengan rumah sakit ini (RSUP Prof R D Kandou). Jadi kita sering komunikasikan ini, untuk ke depan bagaimana agar jadi lebih baik," ujar Yulius.

Namun demikian Yulius mengaku jika dirinya tak bisa langsung melakukan intervensi, karena untuk RSUP Prof R D Kandou, itu lembaga vertikal ke kementerian sehingga bukan kewenangan dari pihak Pemerintah Provinsi Sulut.

"Tapi, kita akan komunikasikan persoalan ini ke kementerian terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrat soroti pelayanan RSUP Prof R D Kandou yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien bernama Gabriel Sineleyan (19).

kumparan post embed

Anggota Fraksi Demokrat, Henry Walukow, mengatakan jika meninggalnya pasien tersebut karena hampir dua bulan tak mendapatkan tindakan operasi karena alat medis yang rusak, menunjukkan jika ada yang tidak becus pada pengelolaan dan pelayanan di rumah sakit itu.

Dia sangat menyayangkan persoalan seperti ini bisa terjadi di Sulawesi Utara yang merupakan kampung halaman dari Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, dia berharap instansi terkait bisa mengambil langkah dengan mengevaluasi seluruh Rumah Sakit (RS) yang ada di Sulut.

"Ini sesuatu yang memilukan bagi kita semua dan kiranya dinas kesehatan boleh mengambil langkah untuk mengevaluasi alat-alat kesehatan di seluruh rumah sakit yang ada di Sulut sehingga bisa melayani warga sulut dengan baik sehingga kejadian seperti Gabriel tidak terulang lagi," katanya.

Menanggapi itu, Gubernur Sulut, Yulius Selvanus mengaku akan memanggil manajemen RSUP Prof R D Kandou untuk memberikan keterangan atas persoalan meninggalnya pasien Gabriel Sineleyan.

"Yang meninggal di RS Kandou, itu akan kita koordinasikan kembali. Tentunya akan kami panggil pihak manajemen untuk kita minta keterangan," ujar Yulius.