Tanah Longsor dan Banjir Manado, 2 Orang Meninggal, 3.837 Warga Mengungsi
ยทwaktu baca 2 menit

MANADO - Bencana tanah longsor dan banjir Manado, Sulawesi Utara (Sulut), yang terjadi sejak Jumat (21/3) pekan lalu, mengakibatkan 3.837 orang harus mengungsi. Selain itu ada dua orang korban meninggal dunia dalam bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem ini.
Dua korban meninggal tersebut adalah Arnold Robert Mamahit (76), warga Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal II, dan NK (11) di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut, Jerry Hamonsina, mengatakan jika berdasarkan rekap data yang ada, kejadian bencana tanah longsor adalah di tujuh titik, di mana ada 120 jiwa yang terdampak.
Adapun data titik lokasi tanah longsor adalah:
Kelurahan Banjer ( 27 Jiwa)
Kelurahan Bumi Nyiur ( 42 Jiwa)
Kelurahan Paal 2 (23 Jiwa)
Kelurahan Mahawu (13 Jiwa)
Kelurahan Tingkulu (15 Jiwa)
Kelurahan Batu Kota ( 1 Lokasi)
Kelurahan Kombos ( 1 lokasi)
Sementara menurut Jerry, untuk kejadian banjir terjadi di 16 titik, dengan jumlah jiwa terdampak mencapai sekitar tiga ribuan orang. Dijelaskan, jumlah jiwa terdampak tersebut masih akan bertambah karena masih dalam pendataan.
Berikut 16 titik banjir di Kota Manado:
Kelurahan Bumi Nyiur (14 jiwa)
Kelurahan Paal 2 (358 jiwa)
Kelurahan Bailang (90 Jiwa)
Kelurahan Banjer (296 Jiwa)
Kelurahan Dendengan Dalam (142 jiwa)
Kelurahan Dendengan Luar (181 jiwa)
Kelurahan Kairagi Weru (68 jiwa)
Kelurahan Paal 4 (437 jiwa)
Kelurahan Perkamil (148 jiwa)
Kelurahan Ranomuut ( 102 Jiwa)
Kelurahan Taas (253 jiwa)
Kelurahan Ternate Tanjung ( 87 Jiwa)
Kelurahan Tikala Ares ( 228 Jiwa)
Kelurahan Tikala Baru ( 230 Jiwa)
Kelurahan Mahawu
Kelurahan Sumompo
"Selain banjir, ada juga enam titik genangan yang terjadi di kelurahan Taas, Paal II, Komo Luar, Ternate Tanjung, Tanjung Batu," ujarnya kembali.
Sementara, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, mengatakan pihaknya telah membentuk dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak. Menurut Andrei, mereka juga membagikan bantuan seperti pakaian dan kebutuhan lainnya.
"Kita berkoordinasi semua pihak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat," ujar Wali Kota.
