Update Erupsi Gunung Ruang: Warga Belum Melihat Lontaran Batu Pijar Hari Ini

Konten Media Partner
18 April 2024 14:13 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kondisi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (18/4). (foto: istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (18/4). (foto: istimewa)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SITARO - Update erupsi Gunung Ruang, Kamis (18/4) hari ini, di mana warga yang ada di Pulau Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), belum melihat lagi lontaran batu pijar hingga pukul 14.30 Wita hari ini.
ADVERTISEMENT
Selain itu, walaupun mengaku merasakan ada abu vulkanik, tapi secara visual semburan langsung abu vulkanik dari Gunung Ruang yang ada di Pulau Ruang, menurut warga juga belum terlihat langsung.
"Sampai saat ini belum terlihat adanya lontaran batu gunung. Saat ini belum ada," ungkap Trisye Salindeho, warga Kelurahan Bahoi, Kecamatan Tagulandang.
Namun demikian, Trisye mengaku saat ini di puncak Gunung Ruang terlihat masih ada awan tebal yang menyelimuti gunung.
Trisye sendiri mengaku jika dia dan keluarga adalah warga yang melakukan evakuasi mandiri setelah terjadi erupsi Gunung Ruang, Rabu (17/4) malam tadi. Ia dan keluarganya saat ini tinggal di Desa Lesah Rende dengan menumpang pada rumah warga di wilayah itu.
"Semoga sudah tidak ada lagi letusan atau erupsi. Kami terus berdoa dan juga minta topangan doa dari warga di seluruh Sulawesi Utara agar erupsi Gunung Ruang akan cepat berhenti," kata Trisye kembali.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Sitaro, telah melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di radius 6 kilometer kawah Gunung Ruang.
Evakuasi tahap pertama dilakukan untuk dua desa di Pulau Ruang, yakni di Kampung Laingpatihe dan Kampung Pumpente. Mereka dievakuasi dan diseberangkan ke Pulau Tagulandang, untuk kemudian ditempatkan di Posko Pengungsian yang berada di Pendopo Kantor Camat Tagulandang.
Namun peningkatan aktivitas erupsi Gunung Ruang yang terus terjadi hingga status dinaikkan menjadi Level 4 Awas, dengan kondisi sejumlah batu pijar telah mencapai Pulau Tagulandang, pihak BPBD kembali melakukan evakuasi tahap 2 dengan melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal di Kelurahan Bahoi dan Kelurahan Balehumara di Kecamatan Tagulandang.
Meydi Teleng, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sitaro, mengatakan jika warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Tagulandang Selatan juga mengalami dampak debu vulkanik dan lontaran batu gunung, sehingga mereka juga sudah dievakuasi.
ADVERTISEMENT
"Beberapa warga terkena lontaran batu, meskipun tidak mengalami cedera serius. Rumah-rumah warga juga terdampak, meskipun ukuran batu gunung tidak terlalu besar namun tetap menjadi keprihatinan," ujarnya.
franky salindeho