Ini Bedanya Teman yang Beneran Peduli dan Cuma Kepo

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Photo by Ketut Subiyanto from Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Ketika kamu lagi ada masalah, pasti menyenangkan punya teman untuk bercerita. Mungkin senang juga mendapatkan pertanyaan dari orang-orang terkait masalahmu itu.

Tapi sebenarnya mereka emang peduli atau cuma kepo, ya? Dua hal ini beda tipis, lho. Enggak semua orang yang menanyakan seputar dirimu itu beneran peduli.

Biar enggak salah, simak perbedaannya di bawah ini, yuk!

kumparan post embed

Cuma kepo

Kepo merupakan singkatan dari Knowing Every Particular Object. Biasanya ditunjukkan kepada mereka yang selalu ingin tahu urusan orang lain.

Tipe orang kepo emang beda tipis sama yang beneran peduli. Mereka akan selalu menanyakan kabarmu atau ketika kamu ada masalah.

Tapi, niatnya cuma ingin menggali lebih dalam lagi tentang yang sedang kamu alami, buat selanjutnya dijadikan bahan gosip atau dijulidin.

Mereka enggak menggunakan kepekaan dan empati. Makanya enggak akan memikirkan bagaimana suasana hatimu, dan membantumu melewati masalah itu.

kumparan post embed

Beneran peduli

Peduli ini bisa dipahami juga sebagai perhatian yang diperlihatkan ke seseorang.

Ketika seseorang beneran peduli, mereka dengan sigap menemani, mendukung, dan menjadi pendengar yang baik.

Semua ini dilakukan untuk membantu agar masalah cepat selesai. Bukan untuk menghakimi apalagi dijadikan bahan gosip dengan orang lain.

Dalam hubungan pertemanan, orang yang beneran peduli bakal tetap ada di sampingmu saat keadaan udah baik-baik aja. Berbeda sama si tukang kepo yang datang dan pergi begitu aja.

kumparan post embed

Cara menghindari orang-orang yang cuma kepo

Mereka termasuk tipe orang toxic, gaes. Lebih baik jauh-jauh, deh!

  1. 1. Santai

    Pertama-tama, setelah kamu mengetahui kalau temanmu enggak benar-benar peduli dan hanya ingin tahu, ketika menghadapi situasi tersebut cobalah untuk lebih santai. Terkadang, kamu bisa menjadi gugup ketika ada orang-orang yang bertanya tentang urusan pribadi. Ingat, kamu punya hak untuk merahasikan hal personal. Berhati-hatilah dengan apa yang terjadi dan hindari merespons secara reaktif. Jangan biarkan situasi mengambil alih dirimu. Kamu bertanggung jawab atas kata-kata dan tindakanmu.

  2. 2. Biarkan mereka bertanya tanpa memberi tahu terlalu banyak

    Jika orang terdekatmu emang beneran peduli, mereka juga akan merasa puas meski cuma bilang baik-baik aja. Tapi, ketika mereka mencoba untuk mencampuri urusanmu dan bertanya lebih detail tentang apa yang terjadi, jawab saja secukupnya. Kamu juga bisa menolak untuk menjawab.

  3. 3. Menolak dengan sopan untuk menjawab pertanyaan pribadi

    Kamu bisa memberitahu mereka kalau kamu enggan untuk menjawab hal tersebut. Bisa juga mengatakan kalau kamu merasa enggak nyaman berbicara tentang masalahmu. Katakan juga padanya kalau kamu adalah orang yang lebih tertutup, dan berharap kalau mereka akan mengerti tentang hal itu.

  4. 4. Kamu balik bertanya dan buat mereka sibuk menjawab

    Jika mereka bertanya ke kamu, jawab dengan singkat dan balik bertanya.

  5. 5. Kurangi interaksi dengan orang-orang yang kepo

    Hindari saja interaksi dengan mereka. Kalau mereka datang kepadamu ketika ada masalah, diamkan aja.

Laporan: Afifa Inak