Kenali 6 Tanda Red Flag dalam Pertemanan
ยทwaktu baca 3 menit

Sebagian besar orang mungkin memiliki satu teman yang mungkin toxic dan membawa stres ke dalam hidup kita. Tapi, kita tetap berteman karena beberapa alasan.
Tapi, ketika dihadapkan dengan skenario yang enggak nyaman, red flag akan muncul dan menunjukkan pola yang mudah dikenali dan diidentifikasi orang lain.
Di bawah ini adalah enam red flag di dalam pertemanan yang harus kamu waspadai seperti dilansir Brightside.
Enggak bisa saling memahami satu sama lain
Jika kamu mengenal seseorang yang selalu pergi saat kamu membutuhkannya dan hanya muncul saat mereka membutuhkanmu, itu bisa menjadi red flag. Punya perasaan atau kekhawatiran sepihak lebih umum daripada yang kamu yakini.
Tapi, ini bukan berarti kalau semua orang yang seperti ini adalah red flag, ya. Selama orang itu enggak peduli dengan kebutuhanmu, yang terbaik adalah mengambil tindakan.
Bukan karena mereka menyukaimu, tapi karena mereka ingin sesuatu darimu. Hubungan yang sehat di pertemanan itu harus bekerja dengan dua cara. Ini berlaku untuk semua jenis dan enggak seharusnya hanya satu orang yang bekerja atau membuat cara untuk mewujudkannya. Ini harus seimbang agar memiliki hubungan yang harmonis.
Batasan enggak bisa menghentikan mereka
Kamu sadar kalau batasan adalah sesuatu yang harus dihormati oleh setiap orang. Bukan hanya karena hubungan tapi juga untuk menunjukkan ke orang lain kalau kamu mengenali area mereka.
Di sisi lain, orang-orang yang toxic enggak tahu ruang pribadi apa pun. Jika dia sadar kalau melakukan hal itu akan mengganggu atau merugikanmu dalam beberapa cara dan masih terus melakukannya. Mereka adalah orang yang enggak peduli sejak awal.
Orang itu mungkin melakukannya karena berbagai alasan seperti percaya bahwa mereka bersaing denganmu. Maka ia perlu melakukan sesuatu yang benar-benar membuatmu lengah atau hanya ingin menyakiti perasaanmu.
Semua tentang mereka dan hanya mereka
Mereka akan membuat segalanya tentang mereka dan menceritakan kisah-kisah tentang kehidupannya. Tapi bagaimana dengan orang lain? Mereka bahkan memilih orang tentang kehidupan mereka dan bagiamana harus menjalaninya.
Kamu buku harian pribadi mereka
Mereka adalah tipe orang yang menganggapmu sebagai buku harian pribadi mereka. Mereka akan berbicara tentang kehidupan dan masalah mereka serta mengeluh tentangmu atau dirinya sendiri. Bisa jadi karena kamu enggak cukup untuk mereka atau enggak mendengarkan mereka. Segala sesuatu tentangmu dipertanyakan di mata mereka.
Ini semua tentang kekuranganmu, terlepas dari kenyataan kalau kamu telah melakukan begitu banyak sehingga mereka enggak peduli atau enggak peka. Mereka memberlakukamu seolah-olah kamu adalah terapis pribadi mereka. Kamu juga hanya diperbolehkan untuk mendengarkannya.
Tanggung jawab mereka sebenarnya bukan miliknya
Orang-orang ini benci jika menerima tanggung jawab atas tindakan mereka kecuali jika mereka tertangkap basah. Mereka akan melakukan apa saja untuk menghindari tanggung jawab karena kurang kesadaran diri dan enggak sadar kalau apa yang mereka lakukan sebenarnya merugikan orang lain.
Sehingga, akan mengarah pada persahabatan yang enggak sehat. Sulit jika seseorang bisa menerima kesalahan mereka karena kamu akan terus menyesuaikannya sampai kamu terpengaruh.
Laporan Afifa Inak
