Riset: Makin Banyak Orang Dengarkan Musik demi Jaga Kewarasan Saat Pandemi

Millennialverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mendengarkan musik.  Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mendengarkan musik. Foto: Pixabay

Selama pandemi COVID-19 dan terutama saat lockdown ditetapkan, orang-orang berusaha menemukan cara untuk dapat menghibur dirinya sendiri.

Ada yang beralih ke video game, belajar hal-hal baru, atau mendengarkan musik lebih sering dari sebelumnya.

kumparan post embed

Nah, buat yang terakhir, Naomi Ziv dan Revital Hollander-Shabtai selaku akademisi dari College of Management Academic Studies Israel, meneliti bagaimana kebiasaan orang mendengarkan musik selama pandemi.

Diunggah di laman Psychology of Music, riset tersebut juga melihat perbedaan emosi yang dirasakan saat mendengarkan musik sebelum dan sesudah adanya pandemi.

kumparan post embed

Hasilnya, dari 200 responden yang terlibat, hampir 50 persen mengaku lebih sering mendengarkan musik selama lockdown.

Sebanyak 51 persen mengatakan musik membantu menjaga kewarasannya karena membuat mood lebih baik, bikin semangat, sekaligus menenangkan.

Musik Memberi Emosi yang Sama seperti Berinteraksi dengan Orang Lain

kumparan post embed

Peneliti menemukan satu hal menarik. Ternyata musik bisa memberikan emosi yang sama seperti berinteraksi dengan orang lain.

"Hal ini menunjukkan bahwa seenggaknya dalam keadaan seperti ini, musik bisa memainkan peran sosial yang cukup signifikan. Selain itu dapat membantu seseorang menerima situasi pandemi yang berlangsung," jelas Ziv, dilansir PsyPost.

Laporan: Afifa Inak