Suara Ahok dan Veronica tentang Keberagaman dan Toleransi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ahok dan Veronica Tan usai memilih. (Foto: Hafidz Mubarak/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Veronica Tan usai memilih. (Foto: Hafidz Mubarak/Antara)

Isu SARA (Suku Ras Agama dan Antar Golongan) mencuat di Pilgub DKI, lalu menggelinding menjadi spanduk-spanduk hingga perang status di media sosial. Masalah yang bagi sebagian bisa merusak keberagaman itu, dinilai tak perlu meruncing hanya gara-gara kursi DKI-1.

Adalah istri Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica Tan, yang tampak terusik dengan mereka yang mempermasalahkan keberagaman. Vero menangkap momen saat keragaman justru menjadi perekat kuat warga DKI.

"Menemukan dua Ibu ini sedang berbincang akrab ketika saya kunjungan ke daerah Petojo Enclek pagi tadi. Saya tersentuh sekali dengan keakraban mereka dan saya meminta ijin untuk mengambil gambar mereka," ucap Vero dalam Instagramnya @veronicabtp, dikutip Kamis (30/3).

instagram embed

Momen itu ditangkap Vero saat blusukan menemui warga yang sakit dan lansia pada Rabu (29/3) kemarin. Ibu tiga anak itu melengkapi statusnya dengan tagar #SehatiSebangsa.

Indonesia kaya karena beragam, Indonesia selalu menjaga toleransinya. Semoga kerukunan ini selalu terjaga.

Veronica Tan berbincang dengan warga Petojo. (Foto: Wandha Nur/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Veronica Tan berbincang dengan warga Petojo. (Foto: Wandha Nur/kumparan)

Kegelisahan serupa diungkap Ahok yang perlu bertarung keras memenangkan Pilgub DKI, lantaran statusnya sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama.

"Keragaman bangsa kita itu kekayaan turun temurun. Keragaman tidak untuk diseragamkan," ungkap Ahok dalam akun Instagramnya, @basukibtp.

instagram embed

Dalam kesempatan lain, Ahok bercerita dia tumbuh dalam lingkungan yang memiliki latar belakang beragam, baik agama maupun suku. Karena itu dia yakin keberagaman adalah modal besar bangsa Indonesia.

"Saya diasuh dan tumbuh di lingkungan yang berbeda ragam budaya. Bertemu banyak orang. Inilah yang membuat saya yakin betul, keberagaman itu modal kebangsaan. Penyeragaman justru jadi kemunduran," kata Ahok.

instagram embed

Baca juga:

Anies: Menyalatkan Jenazah Adalah Kewajiban

Plt Gubernur DKI: Ada 3 Kelompok Warga di Pilgub Jakarta

Hidayat Minta Polisi Usut Berita Hoax Agenda Syariat Islam Anies-Sandi

Anies: Jangan Sampai Kehilangan Teman karena Pilgub

Ketum PBNU: Jangan Ajak Tuhan Kampanye