Konten dari Pengguna

Mengambil Untung Day Trading Dari Top Loser Saham Bluechip Bagi Pemula

mujtahid aktanto

mujtahid aktanto

Master of Technobiomedic - Unair, Senior data analyst in food industry, Ex-Bankers, Ex-penulis majalah jalan-jalan "infobackpakers".

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari mujtahid aktanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengambil Untung Day Trading Dari Top Loser Saham Bluechip

 saham top loser tanggal 29/8/2024 saat tutup sesi 1 (Dokumen pribadi / Mujtahid aktanto)
zoom-in-whitePerbesar
saham top loser tanggal 29/8/2024 saat tutup sesi 1 (Dokumen pribadi / Mujtahid aktanto)

KUMPARAN - Bursa Efek Indonesia selalu merilis daftar top gainer dan top loser saham setiap harinya. Top gainer adalah saham dengan kenaikan tertinggi pada hari itu, sementara top loser adalah deretan saham dengan penurunan tertinggi pada hari itu juga. Artikel kali ini berhubungan erat dengan saham bluechip

Sebagai pelaku pasar, informasi ini dapat membantu dalam membuat keputusan dalam bertransaksi. Bahkan bagi penulis, informasi top loser justru menjadi salah satu pertimbangan dasar dalam menentukan saham mana yang akan dibeli hari itu. Tentunya juga di tambah informasi lain terkait rekomendasi saham harian sebelumnya.

Umumnya di semua aplikasi trading resmi memiliki fitur daftar top gainer dan top loser ini, bahkan ada yang terbagi berdasarkan persentase ataupun value. Namun kali ini saya akan berbagi tips terkait metode mengambil untung dari top loser.

Jika hanya melihat top loser secara harian, daftar yang muncul umumnya adalah daftar saham gorengan / non saham bluechip. Saham gorengan bahkan bisa turun bahkan hingga melebihi batas auto reject. Namun kali ini saya hanya menyarankan saham-saham bluechip. Cukup banyak web yang merilis daftar saham bluechip untuk di jadikan referensi.

Pengertian Saham Bluechip

Saham bluechip adalah saham-saham yang di yakini memiliki resiko rendah dan sedang. Umumnya pola pergerakan saham bluechip tidak bergerak secara ekstrim. Bukan berarti tidak akan ada kondisi dimana saham bluechip bergerak diluar batas kewajaran. Namun pada umumnya, pergerakan naik turun saham bluechip diatas 3% dalam 1 hari sudah dianggap cukup ekstrim bagi kalangan pelaku saham day trader.

Berikut ciri-ciri saham bluechip yang layak dijadikan saham kategori day trading :

  1. Pergerakan yang fluktuatif namun tidak ekstrim. Memiliki tingkat volatilitas rendah maupun sedang lebih di sarankan.

  2. Volume transaksi lot yang tinggi, umumnya semua aplikasi trading saham menunjukan daftar antrian saham yang akan di beli. Perhatikan jumlah transaksi lot yang di perdagangkan, semakin banyak jumlahnya semakin baik karena menjadi pilihan banyak orang.

Bagi para pemula, mungkin aneh jika mencoba beli saham harus melihat daftar yang paling rugi baru beli saham dan harus di jual di hari yang sama. Tapi pada kenyataannya, justru kebanyakan pelaku saham day trading yang memiliki modal terbatas akan merasa lebih aman dengan memulai trading di bawah harga pembukaan dari pada beli di saat pra-opening dengan nilai sama dengan pembukaan.

Ada resiko begitu hari pembukaan dimulai jam 09.00. Biasanya akan terjadi penyesuaian nilai saham entah naik drastis atau turun drastis dalam waktu sekian menit di awal hari. Bahkan bisa turun hingga melebihi batas bawah. Ini dapat merugikan pelaku ketika dia memasang auto stop/cut loss di bawah 2% di awal hari jika membeli saham dengan harga pembukaan. Resiko terkena cutloss dalam hitungan detik bisa terjadi.

Saham Day Trading Untuk Para Pemula

Metode day trading dikenal sebagai salah satu strategi dalam berinvestasi saham. Investasi ini terjadi dalam satu hari perdagangan yang sama.

Para pelaku metode ini lebih di kenal sebagai day trader. Penulis juga memberanikan diri sebagai salah satu pelaku day trader.

Tujuan dari day trader umumnya adalah memanfaatkan fluktuasi harga jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan. Day trader dengan modal terbatas biasanya tidak mendapatkan keuntungan besar dalam 1 hari, tapi lebih mengandalkan keuntungan kecil namun harian.

Penulis juga kadang hanya mendapat 7.500 rupiah selama 1 hari saat saham terjual di akhir hari dengan modal 2-3 juta. Terkadang juga bisa mendapat 600 ribu dalam 1 hari dengan modal 6 juta. Namun umumnya dengan metode ini dan modal di bawah 10 juta (umumnya modal awal bagi para pemula), target mendapat cuan di kisaran 100 ribu atau 1 sampai 2 persen kenaikan harga saham per hari sudah oke.

Mungkin bagi pelaku day trader forex atau valas dan komoditas profesional hanya tertawa jika melihat jumlah yang didapat hanya segitu. Karena bagi para profesional bermodal sultan, memperoleh keuntungan nominal segitu bisa didapat dalam hitungan detik dengan metode beresiko lainnya. Tapi yang saya tekankan di artikel ini adalah tingkat resiko yang jauh lebih rendah ketika kita bermain saham bluechip.

Langkah Sebelum Memulai Day Trading

Umumnya setiap hari lantai bursa saham di buka jam 09.00 WIB dan break pada jam 12.00 hingga 13.30 WIB. (senin-kamis) sedangkan Jumat break pada pukul 11.00 hingga 14.00. Penulis biasanya menunggu hingga jam 10 pagi untuk melihat daftar top loser yang sudah mulai terbentuk. Ingat, ini hanya berlaku bagi saham-saham bluechip saja karena berpotensi rebound di akhir hari karena fluktuasi cepat dan banyak volume transaksi yang terjadi.

Lakukan langkah berikut sebelum membeli saham :

  1. Lakukan screening saham-saham bluechip yang yang memiliki volume transaksi tinggi, dan memiliki volatilitas rendah atau sedang (bagi pemula) untuk volatilitas tinggi hanya di sarankan untuk yang berpengalaman. Bahkan ada beberapa aplikasi seperti ajaib, stockbit, dll yang memiliki fitur daytrade dan sudah menentukan daftar-daftarnya cobalah mencari-cari info terkait platform yang aman.

  2. Buat wishlist saham pilihan yang banyak direkomendasikan dan disesuaikan dengan modal saham yang anda punya. Misal modal 500 ribu cobalah cari saham yang di bawah 500 rupiah untuk di jadikan daftar wishlist. jika modal 1-5 juta bisa memasukan saham bernilah hingga 5-6 ribu untuk di jadikan daftar wishlist dan seterusnya.

Setelah membuat wishlist, kita baru bisa mulai ke tahap pemilihan saham untuk di beli.

Saran Titik Point Pembelian Saham Bluechip di Posisi Top Loser

Oke setelah mempelajari istilah tersebut, penulis akan memberi masukan terkait hal titik point kapan membeli saham yang minim resiko meski saham tersebut sedang menjadi top loser of the day.

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwa saham bluechip memiliki ciri khas pergerakan yang cukup fluktuatif namun dalam batas wajar dalam 1 hari.

  1. Saham-saham bluechip dalam seminggu mengalami pergerakan tren naik dan turun umumnya berada di kisaran 6 hingga 8 persen. Sedangkan secara harian umumnya bergerak naik turun di kisaran plus minus 2-3 point dan itu setara dengan 0 hingga 2 persen perhari. Sehingga jika terjadi fluktuasi saham di atas 2 persen itu akan menjadi perhatian khusus.

  2. Dalam 1 hari umumnya akan terjadi rebound point dan berusaha kembali ke posisi awal. Misal harga buka 1000 rupiah, terjadi pergerakan turun hingga 900, umumnya dalam 1 hari akan ada pergerakan rebound berusaha naik kembali ke angka 1000 selama minimal 1x. kalaupun ternyata gagal rebound, biasanya sempat terjadi pergerakan hingga menuju angka 950 atau 975. begitu pula sebaliknya jika terjadi kenaikan. coba di baca pola perminggu atau per bulan seperti apa tren pergeraknnya.

  3. Umumnya dalam platform yang terpercaya, ada informasi terkait detail saham. Cobalah melihat informasi terkait jenis volatilitas hariannya. Pada bagian tertentu akan terinfo 3 macam yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Ini di jadikan acuan menentukan titik poin berapa untuk disarankan membeli agar minim resiko.

Posisi terbaik untuk BUY :

  1. Jika volatilitas tergolong rendah, maka silahkan buy saham setelah mengalami penurunan hingga 3-4 poin kebawah dari nilai harga pembukaan atau di kisaran minus 1 hingga 2 persen. Itu sudah cukup aman mengingat pergerakannya paling stabil diantara jenis volatilitas lainnya. Jika menunggu di bawah itu kemungkinan saham tidak akan terbeli karena cukup jarang saham dengan volatilitas rendah mengalami pergerakan turun hingga diatas 5 point.

  2. Jika volatilitas tergolong sedang, maka silahkan buy saham setelah titik poin berada 4-6 point dibawah nilai pembukaan saham atau di kisaran minus 1,5 persen hingga 2,5 persen. Terkadang saham volatilitas sedang bisa naik turun hingga 5-6 point. Jika order harian di setting beli setelah turun lebih dari 5 point umumnya tidak terbeli. Akan tetapi jika berhasil terbeli, potensi serok untung besar jelas terlihat didepan mata.

  3. Jika volatilitas tergolong tinggi, maka silahkan buy saham setelah titik poin berada minimal 6 point dibawah nilai pembukaan saham atau sudah lebih dari 2,5 persen. Untuk saham dengan volatilitas tinggi, naik turun hingga lebih dari 6 point lebih sering terjadi secara harian. Jika melakukan order harian dibeli setelah turun lebih dari 6 point di golongan ini masih ada kemungkin ter-eksekusi, namun bukan berarti hal tersebut terjadi setiap hari. Hal yang harus di waspadai adalah tingkat kemiripan antara saham jenis ini dengan saham gorengan. Pergerakan saham harian bisa lebih dari 3 persen hingga memungkinkan menyentuh cutloss.

Momentum Jual Saham Harian?

Dari semua jenis saham tersebut, umumnya setelah menyentuh poin turun hingga 4-5 poin, saham akan sulit naik ke posisi semula (nol) dalam 1 hari. seringnya terjadi kenaikan hanya mampu rebound di 1 sampai 3 poin dari titik terendah. Nah, Penulis menyarankan segera jual saham yang berhasil terbeli tersebut disaat saham kembali rebound naik sekitar 2-3 point dari titik beli.

Contoh nilai saham 1000 rupiah turun ke 900 rupiah (penurunan 25 rupiah per poin), Setelah saham terbeli di angka 900 maka idealnya dijual di angka 975 atau 950.

Aturan ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi penulis dan masukan dari banyak rekan-rekan pemain day trader saham bluechip, Bukan menjadi metode baku dalam membeli saham. Tetap saja "ilmu terbaik adalah pengalaman".