Konten dari Pengguna

Perbedaan Cleansing Oil dan Cleansing Balm yang Harus Diketahui

N

Nadira Lestari Amirah

Pecinta seni dan literatur

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nadira Lestari Amirah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan cleansing oil dan cleansing balm. Foto: Unsplash.com/Alexandra Tran
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan cleansing oil dan cleansing balm. Foto: Unsplash.com/Alexandra Tran

Perbedaan cleansing oil dan cleansing balm menarik perhatian pengguna skincare yang ingin memilih pembersih wajah paling tepat.

Banyak orang masih bingung membedakan fungsi dan tekstur antara cleansing oil dan cleansing balm karena keduanya sama-sama berbahan dasar minyak alami yang efektif mengangkat kotoran dan sisa makeup.

Dengan pemahaman yang tepat, memilih produk yang sesuai kebutuhan kulit dapat membantu menjaga kebersihan wajah sekaligus memberikan perawatan tambahan secara optimal.

Perbedaan Cleansing Oil dan Cleansing Balm

Ilustrasi perbedaan cleansing oil dan cleansing balm. Foto: Unsplash.com/PLANTADEA

Mengutip situs uk.elemis.com, berikut adalah perbedaan cleansing oil dan cleansing balm yang bisa dijadikan acuan dalam memilih produk pembersih wajah terbaik.

1. Tekstur dan Transformasi

Cleansing balm memiliki tekstur padat atau krim yang akan meleleh menjadi minyak saat dipijat pada kulit kering, kemudian berubah menjadi susu pembersih ketika terkena air.

Proses transformasi ini membantu membersihkan wajah secara lembut tanpa membuat kulit kering atau ketarik. Kandungan nutrisi dalam balm membuatnya aman dan efektif untuk perawatan kulit sensitif maupun kering.

Namun, penggunaan balm membutuhkan waktu lebih lama dan sedikit usaha dibandingkan cleansing oil karena harus dipijat dan dibilas secara hati-hati.

2. Kemudahan Penggunaan

Cleansing oil hadir dalam bentuk cair yang bisa langsung diaplikasikan pada wajah dan dipijat menggunakan ujung jari untuk melarutkan makeup, kotoran, dan minyak berlebih.

Prosesnya lebih cepat dibandingkan balm, sehingga cocok untuk mereka yang memiliki rutinitas skincare singkat.

Meskipun cepat, penggunaan cleansing oil tetap memerlukan perhatian agar sisa minyak tidak tertinggal di sekitar garis rambut, hidung, atau dagu. Produk ini juga lebih ekonomis karena satu botol bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

3. Efek Setelah Pemakaian

Cleansing balm cenderung meninggalkan lapisan hidrasi pada kulit yang membuat wajah terasa lembut dan terawat setelah dibersihkan.

Akan tetapi, efek ini bisa terasa berat bagi pemilik kulit berminyak karena bisa menambah rasa berminyak pada wajah.

Sebaliknya, cleansing oil tidak meninggalkan lapisan tambahan, sehingga lebih cocok untuk semua jenis kulit dan memberikan sensasi bersih tanpa residu.

Cleansing oil juga efektif untuk menghapus makeup tahan air, sementara balm lebih fokus pada perawatan kulit sambil membersihkan.

4. Kesesuaian untuk Perjalanan dan Aktivitas

Biasanya, cleansing balm hadir dalam wadah padat atau jar yang praktis dan aman dibawa saat traveling. Namun untuk hasil optimal, cleansing balm perlu dibilas dengan air atau dibersihkan menggunakan kain khusus.

Sementara itu, meskipun mudah digunakan, cleansing oil berisiko tumpah saat dibawa dalam botol cair, sehingga perlu kehati-hatian saat melakukan perjalanan.

Perbedaan cleansing oil dan cleansing balm ini menunjukkan bahwa pemilihan pembersih wajah sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kulit serta kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.

Pemilihan yang tepat akan memaksimalkan hasil perawatan kulit dan membuat rutinitas cleansing menjadi lebih efektif serta menyenangkan. (Suci)

Baca Juga: Lebih Penting Serum atau Toner? Ini Fakta Selengkapnya