Polling kumparan: 61,13% Pembaca Cari Hobi Baru untuk Usir Kesepian

Sebanyak 61,13 persen atau 173 pembaca kumparan mengaku mengusir kesepian dengan cara mencari hobi baru. Angka ini merupakan hasil polling kumparan yang dilakukan pada 24 Agustus - 7 September 2026.
Tak hanya itu, sebanyak 22,26 persen atau 63 pembaca mengaku mencoba menghubungi teman-teman lama, 14,13 persen atau 40 pembaca ikut komunitas, dan hanya 2,47 persen atau 7 pembaca yang mencari bantuan ke psikolog.
Dalam laporan WHO berjudul "From Loneliness to Social Connection" yang dipublikasikan pada Juni 2025, disebutkan bahwa 1 dari 6 orang di dunia mengalami kesepian. Laporan tersebut merangkum penelitian yang dilakukan pada 2014–2023 di 154 negara melalui metode survei.
Secara global, sekitar 15,8 persen penduduk global mengaku kesepian. Fenomena ini paling tinggi ditemui pada kelompok remaja. Sebanyak 20,9 persen remaja berusia 13–17 tahun diperkirakan mengalami kesepian.
Kesepian bukan fenomena remeh, temuan WHO mengungkap bahwa ada sekitar 100 kematian setiap jam atau 871.000 kematian per tahun yang disebabkan oleh alasan terkait kesepian.
PBB mengungkapkan bahwa kematian terkait kesepian dapat disebabkan oleh kesehatan yang buruk, pendapatan dan pendidikan rendah, hidup sendirian, kurangnya infrastruktur komunitas dan kebijakan publik yang memadai, serta aspek-aspek tertentu di era digital.
