Jokowi: Jangan Habiskan Pikiran untuk Saling Hujat, Kita Bersaudara

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jokowi di acara LHP LKPP (Foto: Dok. Kris - Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi di acara LHP LKPP (Foto: Dok. Kris - Biro Pers Setpres)

Dalam pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Presiden Joko Widodo, menceritakan pesan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kepadanya. Pada kunjungan ke Indonesia 5 April lalu, Presiden Ghani menekankan pentingnya kerukunan.

Jokowi menyampaikan kembali pesan tersebut melalui akun instagram miliknya @jokowi. Dia memposting foto pertemuan dengan FKUB sore tadi di Istana Bogor dengan menambahkan caption tentang kerukunan.

"Presiden Ghani menceritakan kondisi terkini di negaranya yang kaya raya, punya tambang emas terbesar di dunia, tapi belum dieksplorasi. Punya tambang gas dan minyak juga termasuk terbesar di dunia, tapi apa yang terjadi? Pertikaian. Afghanistan punya 40 faksi yang sangat sulit dirukunkan," tulis Jokowi, Selasa (23/5).

Baca juga: Jokowi-JK Gelar Pertemuan dengan Tokoh Lintas Agama

instagram embed

Jokowi melanjutkan, Indonesia yang memiliki 17 ribu pulau, 34 provinsi, dan lebih dari 700 suku harus benar-benar menjaga kerukunan. Selama 72 tahun juga satu, tidak pernah ada masalah.

Baca juga: Pesan Presiden Afghanistan ke Jokowi soal Toleransi Beragama

"Jadi kalau ada gesekan-gesekan segera selesaikan. Sekali lagi, jangan habiskan pikiran kita untuk hal-hal yang menyebabkan iri, dengki, saling hujat, menjelekkan, dan menyalahkan. Mari kita wujudkan kerukunan nasional. Kita ini bersaudara sebangsa dan setanah air," kata Jokowi.