Abro 'The Black Komodo' Fernandes Bedah Laga Eddie Alvarez Vs. Iuri Lapicus

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajang ONE on TNT I, pada Kamis, 8 April, atlet MMA legendaris Eddie “The Underground King” Alvarez akan berlaga melawan penantang muda yang haus kemenangan, Iuri Lapicus.
Lapicus, yang baru saja mengalami kekalahan cepat ditangan sang Juara Dunia ONE Lightweight, Christian “The Warrior” Lee. Berangkat dari situ, ia tentunya ingin menebus hasil minor tersebut demi kembali menuju kontender teratas.
Menurut Abro “The Black Komodo” Fernandes, perwakilan Indonesia dan Timor Leste di ONE Championship, Alvarez memiliki pengalaman serta kemampuan teknisnya untuk mengalahkan lawannya.
Ia pun bisa memenuhi ambisinya merangsek ke peringkat 5 teratas divisi lightweight di ONE.
“Saya lihat jika Alvarez ingin menang, dia harus menggunakan pengalamannya dalam bertanding dan menang lewat poin,” jelas sang wakil Han Academy ini. “[Alvares] harus cari cara untuk menetralisir kekuatan Lapicus.”
“The Black Komodo” menilai kemampuan dan kekuatan dari Lapicus sangat tinggi, apalagi dalam hal striking. Karena itu, Alvarez harus mengontrol jarak dan tempo demi melelahkan lawan.
Abro juga mengatakan bahwa “The Underground King” harus bisa menggunakan takedown dan mengontrol di ground guna menghindari ketajaman striking Lapicus.
Namun, Abro berpikir bahwa kebiasaan Alvarez yang kerap terpancing untuk bertukar pukulan dan ‘brawling’ dapat menjadikannya sasaran empuk.
Abro mengatakan kesuksesan dari game plan Alvarez bertumpu besar dari pengalaman dan kesabarannya untuk meraih poin dalam pertukaran pukulan pendek dan saat mengontrol lawan di ground.
“Saya pikir Alvares harus menjaga diri supaya dia tidak terpancing untuk bertukar hantaman,” jelas Abro. “Karena itu sangat berbahaya melihat kekuatan dan striking lawannya.”
“Menurut saya, jika salah satu dari mereka masuk permainan lawannya ya mereka akan kalah, jika Alvarez terpancing untuk striking dia akan ditaklukkan Lapicus, sebaliknya jika Lapicus menunggu kesempatan tepat untuk KO, ya pastinya akan kalah poin.”
Cara Menyaksikan ONE On TNT I
Selanjutnya, ONE on TNT I akan tayang pada waktu prime time Amerika Serikat pada Rabu, 7 April waktu setempat, atau Kamis, 8 April waktu Indonesia.
Ajang yang menampilkan laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Flyweight ini dapat disaksikan live lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV dan MAXStream mulai pukul 7:30 WIB. Selain itu, SCTV akan menayangkanya pada Jumat, 9 April, mulai pukul 23:30 WIB.
