Prabowo: Setelah 81 Tahun Merdeka, Kita Harus Punya Mobil Buatan Sendiri
ยทwaktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya Indonesia memiliki mobil buatan sendiri. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rabu (10/6).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya industrialisasi melalui program hilirisasi berbagai komoditas nasional agar memiliki nilai tambah di dalam negeri.
"Dan yang paling penting, kita akan melakukan industrialisasi. Kita akan melaksanakan industrialisasi melalui hilirisasi, semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia," katanya.
Menurut Prabowo, langkah tersebut menjadi peluang bagi para pengusaha muda untuk berkembang dan mengambil peran lebih besar dalam perekonomian nasional.
"Ini kesempatan untuk pengusaha muda bangkit, karena kita tidak mau hanya menjadi pasarnya bangsa lain, kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia," lanjutnya.
Prabowo kemudian kembali menegaskan keinginannya agar Indonesia memiliki mobil buatan sendiri.
"Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah mulai merintis sekarang," katanya.
Ia juga menyinggung penggunaan kendaraan karya anak bangsa oleh institusi negara.
"TNI sudah pakai jip buatan putra-putri Indonesia sendiri. Presidenmu, presidenmu, saya, sekarang pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," tambahnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada kendaraan taktis Maung produksi PT Pindad yang kini digunakan oleh TNI serta sejumlah pejabat negara. Sementara Prabowo sejak menjabat menjadi presiden juga menggunakan kendaraan buatan Pindad bernama Maung MV3 Garuda Limousine.
