Kumparan Logo
Konten Media Partner

DPRD Pastikan Ribuan KK Lansia Miskin di DIY Segera Dapat Bansos Seumur Hidup

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana. Foto: Widi RH Pradana
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana. Foto: Widi RH Pradana

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, menyambut baik rencana pemerintah daerah (Pemda) DIY untuk memberikan bantuan sosial (bansos) seumur hidup kepada warga miskin berusia 60 tahun ke atas untuk menekan angka kemiskinan di DIY.

Huda mengatakan, bantuan sosial seumur hidup memang diperlukan bagi penduduk dan keluarga miskin ekstrem di DIY. Sebab, penduduk dengan kemiskinan esktrem itu adalah mereka yang sudah tidak bisa produktif lagi.

“Kami mendukung sepenuhnya,” kata Huda Tri Yudiana saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (26/1).

kumparan post embed

Penduduk yang masuk ke dalam kemiskinan ekstrem itu misalnya para lanjut usia dan penyandang disabilitas berat yang tidak mungkin untuk produktif. Dia mengibaratkan, warga miskin ekstrem itu tak bisa lagi sekadar diberi kail, tapi harus langsung diberi ikan.

Adapun jumlah penduduk dengan kemiskinan ekstrem itu menurut Huda antara 3 sampai 4 persen dari jumlah kemiskinan di DIY.

“Jumlahnya sekitar 20.000-an KK di DIY yang masih masuk dalam kategori miskin ekstrem. Soal jumlah yang dapat bantuan, masih dibicarakan detilnya, datanya, tapi ya ribuan,” kata dia.

kumparan post embed

Bantuan ini menurut dia akan diberikan secepat mungkin sehingga angka kemiskinan di DIY bisa segera ditekan. Adapun dana yang akan dipakai untuk membantu keluarga-keluarga miskin ekstrem ini menurut Huda berasal dari dana keistimewaan (danais) DIY.

Selain dari danais, dana-dana pokir yang dimiliki DPRD DIY menurut dia juga akan difokuskan untuk merealisasikan program-program yang berkaitan langsung dengan pengentasan kemiskinan.

“Sesegera mungkin, tahun ini (disalurkan),” kata Huda Tri Yudiana.

Supaya tidak salah sasaran, Huda juga mendorong supaya bantuan sosial yang diberikan tersebut disalurkan dalam bentuk sembako melalui warung-warung lokal, bukan dalam bentuk uang cash.

“Kalau bentuknya uang nanti malah buat beli rokok malah repot,” tegasnya.

Terkait dengan besaran bantuan yang akan diberikan, menurut dia saat ini DPRD dan Pemda DIY masih membahas untuk menemukan besaran bantuan yang ideal.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa Pemda DIY memang sudah memiliki rencana untuk memberikan bantuan seumur hidup kepada keluarga miskin ekstrem yang ada di DIY.

Dengan diberikannya bantuan, harapannya warga-warga dengan kemiskinan ekstrem tersebut bisa keluar dari jurang kemiskinan. Sedangkan untuk warga miskin yang masih punya potensi akan diberdayakan misalnya melalui pelatihan sehingga dia bisa mencukupi kebutuhannya sendiri.

“Kira-kira yang umurnya 60 tahun lebih sampai 70 tahun, dia pendidikannya mungkin hanya SD, tidak punya fasilitas apapun, tidak bisa bekerja, ya sudah dibantu saja sampai meninggal,” kata Sri Sultan kepada awak media di Kompleks Kepatihan, Rabu (25/1).

Keterangan Redaksi: Sebelumnya artikel berjudul "DPRD Pastikan 20 Ribuan KK Lansia Miskin di DIY Segera Dapat Bansos Seumur Hidup," dan kami menghapus angka 20 ribuan karena angka pasti yang akan mendapat bantuan sedang dalam pembahasan DPRD DIY dan Pemprov DIY.