Kumparan Logo
Konten Media Partner

Nobar Laga Final AFF 2020: Rindu Kebersamaan yang Dibunuh Terlampau Cepat

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nobar di Jalan Godean, Sleman, DIY. Foto: Anasiyah Kiblatovski
zoom-in-whitePerbesar
Nobar di Jalan Godean, Sleman, DIY. Foto: Anasiyah Kiblatovski

Hasil pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Thailand di babak final Piala AFF 2020 memang mengecewakan. Tim Gajah Perang melumat Tim Garuda dengan 4 gol tanpa balas. Laga 90 menit yang membuat lemas.

Namun bagi Awan, ketua RT 04 dusun Nglarang, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menonton pertandingan tersebut bersama warganya adalah sesuatu yang penting dilakukan.

Bertempat di pinggiran jalan Godean, sebidang jalan yang dinobatkan sebagai yang terpadat se DIY, warga mengadakan nonton bareng yang sederhana. Sebuah layar di dalam sebuah toko yang tak terpakai, puluhan warga berkumpul untuk memberikan dukungan pada tim Garuda.

Tidak hanya warga saja, ojol yang kebetulan melintas pun ikut mampir untuk menonton, baik itu yang berseragam hijau maupun yang berseragam oranye. Warga penggunan jalan yang lain pun turut mampir sejenak. Menanyakan skor, menonton, bercengkrama dengan warga sambil melontarkan beberapa candaan terkait betapa payahnya tim Indonesia dalam membangun serangan. Mengeluarkan sumpah serapah setiap kali serangan itu gagal.

kumparan post embed

Lokasinya memang bagus, di sisi kanan ada warung bakso dan di kiri ada angkringan, dua tempat makan yang cukup ramai pengunjung. Beberapa pelanggan bakso malah ada yang membawa mangkoknya ke dalam toko, menikmati bakso sambil mendukung Timnas Indonesia.

Istrahat babak pertama warga langsung menyerbu angkringan yang berada di sebelah tempat nobar. Memesan minuman dan memakan beberapa potong gorengan, sate usus atau makanan lainnya.

Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand di leg pertama final Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (28/12). Foto: Dok. PSSI

Saat ditanya kenapa tidak jajan bakso, beberapa warga mengatakan bahwa pak RT setempat yang juga merupakan tuan rumah acara nobar akan menraktir bakso warganya yang ikut menonton pertandingan Final tersebut jika Indonesia menang.

Alan, salah satu warga desa mengatakan bahwa dia merindukan kebersamaan seperti ini. Sejak pandemi Covid-19 melanda negeri, desanya tidak memiliki banyak kesempatan untuk mengadakan acara yang bisa mengumpulkan banyak warga. Dia merindukan kebersamaan ini, tertawa bersama, mengutuk bersama, bercanda bersama. Kehangatan yang menurutnya lama hilang.

Senada dengan warganya, Awan, ketua RT 04 yang mengadakan acara nobar ini mengatakan hal yang sama. “Kangen sekali sama acara seperti ini, terlebih Indonesia kan di luar dugaan bisa maju ke final. Kalah menang tidak masalah, lha tadi keliatan banget beda levelnya. Yang penting bisa tertawa bareng sama warga dan keluarga.”

Anak-anak, lelaki perempuan, muda maupun tua berkumpul semua. Ada yang duduk di tikar, di kursi plastik atau di atas sepeda motor mereka yang terparkir di depan toko.

kumparan post embed

Thailand 3 Indonesia 0. Penonton sudah mulai bubar, tidak sanggup lagi menyaksikan tim kesayangannya dibantai. Ojol sudah kembali mendapatkan order. Satu per satu mereka pergi.

“Orang kalau sedang kesal bawaannya pengen makan terus,” kata mang ojol sambil tertawa. Dia pamit lalu pergi.

Seperti pertanyaan yang dilontarkan komentator berbahasa Inggris di penghujung pertandingan, “apa yang akan dilakukan Tim Indonesia di pertandingan kedua?” Rekannya menjawab, “mereka akan datang untuk memenangkannya.”

Kedua komentator hening sejenak, pertandingan menyisakan detik-detik terakhirnya. “Tentu saja, they have nothing to lose,” lanjut komentator pertama.

kumparan post embed

Ya, Piala AFF 2020 masih menyisakan satu pertandingan lagi. Indonesia akan datang untuk memainkannya tidak peduli berapa skor hari ini. Kita sebagai penonton akan tetap menonton, kita sebagai pendukung akan tetap mendukung.

Thailand kini di ambang juara yang keenam kalinya. Sementara, Indonesia hampir bisa dipastikan menjadi menjadi runner up turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara itu untuk kali keenam jika tak terjadi 'keajaiban' di leg kedua.

Ah, Thailand. Kalian membunuh pertandingan terlampau cepat. Gairah kebersamaan itu tidak akan sama lagi di pertandingan kedua.

Timnas Indonesia masih harus menghadapi Thailand di laga kedua final Piala AFF 2020 pada 1 Januari 2022 di tempat yang sama. Apakah masih akan nobar final kedua nanti? Awan menjawab, “tidak. Tokonya sudah ada yang pakai.” (Anasiyah Kiblatovski / YK-1)