Pakar UGM: Jogja Musti Waspada Penyakit yang Dibawa Geng Monyet Ekor Panjang

Konten Media Partner
8 Januari 2022 15:51
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi monyet ekor panjang. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi monyet ekor panjang. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Dua bulan terakhir geng monyet ekor panjang menerobos masuk ke pekarangan dan permukiman warga di Sriharjo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
ADVERTISEMENT
Dalam pekan awal 2022 ini, kawanan geng monyet makin agresif: melompat dari pohon ke pohon, lalu ke atap rumah warga, membongkar genteng, membuat jalan masuknya sendiri demi mencapai sumber pangan. Dapur adalah tujuan mereka.
Monyet turun bergerombol yang bisa mencapai 20-40 ekor. Menggasak dapur rumah warga, tempat menyimpan segala alat dapur dan bahan makanan.
Selain membuat rusak panen buah dan aneka komoditas pertanian warga dan meresahkan karena tak kenal takut manusia, ada yang harus diwaspadai warga dengan makin intensnya perjumpaan monyet dan warga.
Ya, sentuhan intens dari hewan-hewan yang berasal dari habitat liar bisa membawa bakteri dan virus yang bisa menimbulkan penyakit bagi manusia.
Wisnu Nurcahyo. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Wisnu Nurcahyo. Foto: Dok. Pribadi
Pakar primata UGM, Wisnu Nurcahyo mengatakan warga harus mewaspadai penyakit yang bisa dibawa oleh monyet ekor panjang yang bisa menular pada manusia.
ADVERTISEMENT
Plasmodium knowlesi yang menyebabkan malaria adalah salah satu yang paling berbahaya. Warga yang tinggal dekat hutan atau sering keluar masuk hutan memiliki risiko yang lebih besar untuk tertular malaria ini. Dan kini dengan monyet yang mendatangi permukiman warga, risiko yang sama pun membayang.
Wisnu mengatakan, di Kalimantan, Sumatera, dan Malaysia kejadian malaria yang ditularkan lewat monyet sering terjadi. Pekerja kebun yang memang tinggal di hutan sering kali berjumpa dengan monyet ekor panjang yang memang mudah dijumpai di hutan tropis.
Penyakit lainnya adalah criptosporidiosis, suatu penyakit yang disebabkan parasit atau bakteri atau virus, yang mengakibatkan diare.
“Peralatan dapur yang sudah disentuh oleh monyet itu berisiko. Selain itu, sumber air minum seperti sumur yang tidak memiliki penutup bisa saja terkontaminasi kotoran dan kuman yang dibawa oleh monyet ekor panjanh,” jelas Wisnu. (Anasiyah Kiblatovski / YK-1)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020