Kumparan Logo
Konten Media Partner

Yang Sudah Diketahui Seputar Dugaan Kebocoran Soal ASPD di Yogyakarta

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ujian ASPD. Foto: SMPN 9 Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ujian ASPD. Foto: SMPN 9 Yogyakarta

Dugaan kebocoran soal ujian Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SMP di Kota Yogyakarta mencuat sejak Selasa (6/5). SMP Negeri 10 Yogyakarta disebut-sebut sebagai pihak yang diduga membocorkan soal ASPD kepada para siswanya. Hingga saat ini, kebenaran dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Kepala SMPN 10 Yogyakarta dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memberikan keterangan terkait dugaan tersebut.

Guru SMPN 10 Yogyakarta Terlibat dalam Penyusunan Soal ASPD Matematika

Kepala SMPN 10 Yogyakarta, Edy Thomas Suharta. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja

Kepala SMPN 10 Yogyakarta, Edy Thomas Suharta, membenarkan bahwa salah satu guru di sekolahnya terlibat dalam penyusunan soal ASPD untuk mata pelajaran Matematika. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebocoran soal dari pihak sekolah.

“Iya (ada guru SMPN 10 Yogyakarta yang ikut membuat soal) tapi dikarantina, mata pelajaran matematika. Tapi sudah dipastikan semua tidak membocorkan,” ujar Edy Thomas Suharta saat ditemui media pada Rabu (7/5).

Sementara itu, Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menyatakan bahwa guru dari SMPN 10 yang menjadi penyusun soal tidak membuat soal yang disebut-sebut bocor.

“Memang betul di sana ada salah satu guru ada yang jadi penyusun, tapi bukan untuk soal itu,” kata Suhirman di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Rabu (7/5).

kumparan post embed

Soal Latihan Mirip dengan Soal ASPD

Beberapa percakapan yang beredar di media sosial menyebut bahwa soal-soal ASPD Matematika serupa dengan soal latihan. Edy Thomas tidak menampik adanya kemiripan, namun menurutnya hal itu tidak serta-merta membuktikan adanya kebocoran.

“(Soal matematika) Ada kemiripan. Bentuk-bentuk yang mirip kan tidak harus sama. Tapi tidak dalam ranah membocorkan,” jelasnya.

Sampai saat ini, kebenaran soal-soal yang tersebar di media sosial belum dapat dipastikan.

kumparan post embed

Dua Guru Sudah Dipanggil Disdikpora

Menurut Suhirman, hingga Rabu (7/5), dua orang guru telah dipanggil untuk dimintai keterangan, yaitu kepala SMPN 10 Yogyakarta dan guru penyusun soal ASPD. Ia menyebut jumlah orang yang dipanggil bisa bertambah.

“Untuk beberapa yang nanti sore kita jadwalkan lagi,” kata Suhirman.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data berupa soal-soal dan sumber aslinya.

“Soalnya yang mana, sumbernya dari mana kita kroscek,” ujarnya.

Hingga Kamis (8/5), belum ada tanggapan lebih lanjut dari Kepala Disdikpora DIY terkait perkembangan dugaan kebocoran ini.