Arti Lambang Garuda Pancasila dari Setiap Komponennya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lambang Garuda Pancasila adalah simbol nasional Indonesia yang memiliki makna mendalam dan mewakili nilai-nilai dasar bangsa. Sebagai warga negara, kita perlu memahami arti lambang Garuda Pancasila.
Sebagai lambang resmi negara, Garuda Pancasila digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari perangkat resmi pemerintah, bendera nasional, hingga mata uang.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi arti dan simbolisme di balik lambang Garuda Pancasila, yuk simak fakta menariknya di bawah ini!
Memahami Arti Lambang Garuda Pancasila
Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan karya Maulana Arafat Lubis, M.Pd., lambang Garuda Pancasila terdiri dari tiga komponen utama, yakni burung garuda, perisai, dan pita. Berikut penjelasan dari setiap komponennya:
1. Burung Garuda
Burung Garuda merupakan makhluk legendaris yang berasal dari Mitologi Hindu dan awalnya berasal dari India, namun telah berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke-6.
Burung Garuda melambangkan kekuatan, sementara warna emas pada burung tersebut melambangkan kemegahan atau kejayaan. Beberapa karakteristik burung Garuda adalah:
Jumlah bulu sayapnya ada 17, yang mengandung makna tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu tanggal 17.
Bulu ekornya terdiri dari 8 helai, melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia, yaitu bulan Agustus yang merupakan bulan ke-8.
Terdapat 19 helai bulu di pangkal ekor atau perisai, dan 45 helai bulu di leher.
Keseluruhan jumlah bulu ini melambangkan tanggal kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yaitu tanggal 17 Agustus 1945.
Kepala Burung Garuda yang menoleh ke kanan menggambarkan keinginan orang-orang pada zaman dahulu agar Indonesia menjadi negara yang benar dan menghindari kesalahan. Arah ke kanan dianggap sebagai arah yang baik, sehingga kepala Garuda selalu menghadap ke kanan.
Sayap yang terbentang melambangkan kesiapan untuk terbang ke angkasa, mencerminkan dinamika dan semangat dalam menghormati nama baik bangsa dan negara.
2. Perisai
Perisai adalah lambang pertahanan Indonesia. Perisai ini memiliki lima simbol yang melambangkan sila-sila dari dasar negara Pancasila:
Simbol bintang bersudut lima di bagian tengah melambangkan sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa.
Bintang melambangkan cahaya Tuhan yang menjadi sumber rohani bagi manusia. Latar belakang berwarna hitam melambangkan alam dan bahwa Tuhan adalah sumber segala sesuatu sebelum ada apapun di dunia ini.
Rantai di bagian kanan bawah melambangkan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Rantai terdiri dari mata rantai segi empat dan lingkaran yang saling terkait membentuk lingkaran. Mata rantai segi empat melambangkan laki-laki, sementara lingkaran melambangkan perempuan.
Rantai yang terkait melambangkan bahwa setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, saling membutuhkan dan perlu bersatu seperti sebuah rantai.
Gambar pohon beringin di bagian kanan atas melambangkan sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.
Pohon beringin dipilih karena merupakan pohon besar tempat banyak orang bisa berteduh, seperti halnya rakyat Indonesia yang bersatu di bawah naungan negara Indonesia.
Pohon beringin juga memiliki akar dan sulur yang menjalar ke segala arah, tetapi tetap berasal dari satu pohon yang sama, mencerminkan keragaman suku bangsa yang bersatu di bawah nama Indonesia.
Gambar kepala banteng yang melambangkan sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Lambang banteng dipilih karena banteng merupakan hewan sosial yang suka berkumpul, seperti halnya musyawarah di mana orang-orang harus berkumpul untuk berdiskusi.
Gambar padi dan kapas yang melambangkan sila kelima, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Padi dan kapas dipilih karena merupakan kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan dan sandang, yang merupakan syarat utama untuk mencapai kemakmuran, tujuan utama sila kelima ini.
3. Pita
Pada bagian bawah Garuda Pancasila terdapat pita putih yang dicengkeram oleh kaki dari burung garuda.
Pada pita tersebut tertulis "BHINNEKA TUNGGAL IKA" dengan huruf Latin, yang merupakan semboyan negara Indonesia. "Bhinneka" berarti beragam atau berbeda-beda, "tunggal" berarti satu, dan "ika" berarti itu.
Frase "bhinneka tunggal ika" merupakan kata dalam Bahasa Jawa Kuno yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu". Frase ini diambil dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular, seorang pujangga dari Kerajaan Majapahit pada abad ke-14.
Frase ini menggambarkan persatuan dan kesatuan Nusa dan Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau, ras, suku, bangsa, adat, kebudayaan, bahasa, dan agama.
Itulah penjelasan mengenai arti lambang Garuda Pancasila. Semoga bermanfaat!
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Garuda Pancasila?

Apa itu Garuda Pancasila?
Lambang Garuda Pancasila adalah simbol nasional Indonesia yang memiliki makna mendalam dan mewakili nilai-nilai dasar bangsa.
Apa arti burung garuda pada simbol Garuda Pancasila?

Apa arti burung garuda pada simbol Garuda Pancasila?
Garuda adalah makhluk mitologi dalam agama Hindu yang dipercaya sebagai kendaraan Dewa Wisnu. Dalam konteks Lambang Garuda Pancasila, Garuda melambangkan kebebasan, kekuatan, dan keagungan.
Apa arti Bhinneka Tunggal Ika?

Apa arti Bhinneka Tunggal Ika?
Frase "bhinneka tunggal ika" merupakan kata dalam Bahasa Jawa Kuno yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu".
