Arti PBB, Sejarah, dan Wakil Indonesia di PBB dari Tahun ke Tahun

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti PBB adalah singkatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB tergolong organisasi dunia yang berkomitmen menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Indonesia termasuk dalam anggota PBB. Indonesia menjadi anggota PBB pada 28 September 1950. Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai PBB di bawah ini.
Pengertian PBB
Mengutip situs Kemlu, PBB adalah sebuah organisasi internasional yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian, kerjasama internasional, dan penyelesaian konflik melalui diplomasi dan dialog antar negara.
PBB didirikan pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II berakhir. PBB menjadi pengganti Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) yang tidak efektif dalam mencegah terjadinya perang.
PBB beroperasi dengan 5 organ utama, yaitu:
Majelis Umum (The General Assembly), berperan membahas masalah global dan menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan perdamaian, keamanan, dan kerjasama internasional.
Dewan Keamanan (The Security Council), bertanggung jawab untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
Dewan Ekonomi dan Sosial (The Economic and Social Council), bertanggung jawab untuk mempromosikan pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh dunia.
Mahkamah Internasional (The International Court of Justice), bertanggung jawab untuk menyelesaikan sengketa antarnegara secara damai dan mengeluarkan pendapat hukum yang mengikat.
Sekretariat PBB, bertanggung jawab untuk menjalankan kegiatan administratif dan pelaksanaan program-program PBB.
Sejarah PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan di San Francisco, Amerika Serikat pada 24 Oktober 1945. Namun, Sidang Majelis Umum yang pertama baru diselenggarakan pada 10 Januari 1946 di Church House, London. Sidang ini dihadiri oleh wakil-wakil dari 51 negara.
Sejak didirikan pada tahun 1945, negara-negara anggota PBB berkomitmen penuh untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan hubungan persahabatan antar negara, mempromosikan pembangunan sosial, peningkatan standar kehidupan yang layak, dan HAM.
Saat ini, PBB sudah memiliki 193 negara yang menjadi anggota. Negara terakhir yang bergabung dengan PBB adalah Sudan Selatan pada 2011 lalu.
Indonesia sendiri resmi menjadi anggota PBB ke-60 pada tanggal 28 September 1950. Indonesia dan PBB memiliki keterikatan sejarah yang kuat mengingat kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada tahun 1945, tahun yang sama ketika PBB didirikan.
Sejak tahun itu, PBB secara konsisten mendukung Indonesia untuk menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan mandiri. Oleh sebab itu, banyak negara yang mendaulat Indonesia sebagai “truly a child” dari PBB.
Baca Juga: 4 Bentuk Pengakuan PBB terhadap Kemerdekaan Indonesia
Wakil Indonesia di PBB
Berikut ini adalah para Wakil Tetap RI yang pernah dan sedang mewakili Indonesia di PBB:
Lambertus Nicodemus Palar, 1950-1953
Sudjarwo Tjondronegoro, 1953-1957
Ali Sastroamidjojo, 1957-1960
Soekardjo Wirjopranoto, 1960-1962
Lambertus Nicodemus Palar,1962-1965
Dr. H. Roeslan Abdulgani, 1967-1971
Yoga Soegomo, 1971-1974
Ch. Anwar Sani, 1974-1979
Abdullah Kamil,1979-1982
Ali Alatas, 1982-1988
Nana Sutresna, 1988-1992
Noegroho Wisnumurti, 1992-1997
Makarim Wibisono, 1997-2001
Makmur Widodo, 2001-2004
Rezlan Ishar Jenie, 2004-2007
R.M. Marty M. Natalegawa, 2007-2009
Hassan Kleib, 2010-2012
Desra Percaya, 2012-2015
Dian Triansyah Djani 2015-2021
Arrmanatha Christiawan Nasir 2021-Petahana
(DEL)
