Arti Taaruf dan Tata Caranya Sesuai Syariat Islam

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taaruf merupakan istilah yang digunakan untuk menemukan pasangan hidup sesuai dengan syariat agama Islam. Biasanya, taaruf berkaitan erat pada perencanaan pernikahan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti taaruf didefinisikan sebagai kata serapan dari bahasa Arab, yakni lita’arafu yang berarti saling mengenal.
Untuk memahami mengenai tata cara dan tahap yang perlu dilakukan dalam proses taaruf. Yuk! Simak penjelasannya di bawah ini.
Memahami Arti Taaruf
Mengutip dari buku Taaruf Mati Langkah oleh Arum Faiza, taaruf berasal dari kata bahasa Arab ta’aarafa yang berarti “berkenalan” atau “saling mengenal”. Proses ini diketahui sebagai perkenalan antara laki-laki dan perempuan yang memiliki niat menikah.
Menurut buku Tentang Ta’aruf karya Winda Utama, anjuran melakukan taaruf atau “saling mengenal” dijelaskan dalam Al Quran surat Al-Hujarat ayat 13, yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya: "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti."
Taaruf bertujuan untuk saling mencari tahu dan menemukan kecocokan satu sama lain. Dalam hal ini, kedua belah pihak harus menemukan kecocokan, apabila tidak menemukannya maka proses ini harus segera dihentikan.
Selama proses taaruf, kedua calon tidak boleh berinteraksi langsung. Untuk saling mengenal, keduanya harus melibatkan pihak ketiga sebagai mediator, seperti ustadz/ustadzah, saudara, teman, maupun orang lain yang memahami konsep taaruf.
Menurut Agus Ariwibowo dalam buku Taaruf Khitbah Nikah Malam Pertama, proses taaruf tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Mereka harus benar-benar serius sudah siap menikah. Kesiapan dalam hal ini meliputi mental, keuangan, bekal ilmu, serta restu orang tua.
Waktu taaruf sebaiknya tidak lama dan berbelit-belit. Proses taaruf paling cepat berlangsung selama 1 bulan dan paling lama 3 bulan. Biasanya, setelah taaruf selesai, selanjutnya adalah melaksanakan khitbah atau lamaran.
Baca Juga: Perbedaan Taaruf dan Khitbah yang Sama-Sama Dilakukan Sebelum Menikah
Tata Cara Taaruf Sesuai Syariat Islam
Dalam melaksanakan taaruf, seseorang perlu memperhatikan tata cara berikut ini:
Berniat untuk menikah dan tidak hanya berkeinginan mempermainkan orang lain.
Menyiapkan proposal untuk menikah yang disebut sebagai CV taaruf, yang berisi biodata lengkap terkait diri sendiri dan keluarga, serta gambaran pernikahan hingga rencana pasca menikah.
Perantara atau pembina akan menukarkan CV tersebut dengan calon yang sesuai atau yang mendekati kriteria berdasarkan proposal tersebut.
Setelah mendapatkan calon, para peserta taaruf akan ditukarkan CV dengan satu sama lain.
Jika kedua peserta saling tertarik, maka si pembina atau perantara akan mempertemukan keduanya secara fisik. Pembina atau perantara akan terus mendampingi kedua pasangan untuk bertemu secara fisik
Setelah kedua calon mempelai menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan proses taaruf, maka akan berlanjut pada tahap pertemuan keluarga besar yang dilanjutkan dengan khitbah atau lamaran.
Setelah proses khitbah berjalan, maka kedua pasangan akan melakukan pernikahan dan melangsungkan akad nikah.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Berapa lama proses taaruf?

Berapa lama proses taaruf?
Waktu taaruf sebaiknya tidak lama dan berbelit-belit. Proses taaruf paling cepat berlangsung selama 1 bulan dan paling lama 3 bulan.
Apa tujuan taaruf?

Apa tujuan taaruf?
Taaruf bertujuan untuk saling mencari tahu dan menemukan kecocokan satu sama lain. Dalam hal ini, kedua belah pihak harus menemukan kecocokan, apabila tidak menemukannya maka proses ini harus segera dihentikan.
Apa yang dilakukan setelah menyiapkan CV taaruf?

Apa yang dilakukan setelah menyiapkan CV taaruf?
Perantara atau pembina akan menukarkan CV tersebut dengan calon yang sesuai atau yang mendekati kriteria berdasarkan proposal tersebut.
