Pengertian Bahan Makanan Awetan dari Bahan Nabati dan Hewani serta Contohnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanpa disadari kita sering mengonsumsi bahan makanan awetan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apa pengertian bahan makanan awetan itu sebenarnya?
Pada dasarnya, bahan makanan awetan berasal dari tumbuhan ataupun hewan yang disebut dengan makanan awetan nabati dan makanan awetan hewani. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya di bawah sini.
Mengenal Pengertian Bahan Makanan Awetan
Bahan makanan awetan merupakan produk makanan ataupun minuman yang telah diproses sehingga memiliki tingkat keawetan lebih tinggi dari sebelumnya. Meski namanya makanan awetan, jenis produk ini tidak identik dengan penggunaan bahan pengawet dan semacamnya.
Ada dua jenis bahan makanan awetan, yaitu makan awetan dari bahan nabati dan makanan awetan dari bahan hewani.
Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan kelas X Semester 1, bahan makanan awetan dari bahan nabati adalah makanan yang dibuat dari SDA nabati, yang sudah melalui proses pengolahan yang tepat sesuai dan dikemas dengan baik.
Makanan awetan berbahan nabati ialah makanan awet yang berasal dari bahan baku tumbuh-tumbuhan, misalnya sayur-sayuran dan buah-buahan.
Sementara pengertian bahan makanan awetan dari bahan hewani sebagaimana dikutip dari buku Prakarya dan Kewirausaahan Kelas X Semester 2, adalah makanan yang dibuat dari sumber daya alam hewani dan sudah melalui pengolahan yang tepat dan pengemasan yang baik.
Pengolahan makanan awetan tersebut bisa meliputi penggunaan pengawet (sesuai kriteria BPOM) maupun tidak, sehingga mempunyai umur simpan yang lebih panjang.
Baca Juga: Peluang Usaha Produk Makanan Awetan dari Bahan Baku Hewani, Ini Penjelasannya
Contoh Produk Awetan Makanan dari Bahan Nabati dan Hewani
Berikut ini adalah beberapa contoh produk awetan makanan dari bahan nabati dan hewani, di antaranya:
1. Contoh Bahan Awetan Makanan dari Bahan Nabati
Olahan lidah buaya menjadi produk makanan dan minuman.
Olahan selai dari berbagai jenis buah seperti stroberi, pisang, nanas, dan sebagainya.
Olahan singkong menjadi berbagai jenis produk seperti keripik, tepung, dan sebagainya.
Olahan rempah-rempah menjadi minuman instan bubuk berkhasiat.
Produk olahan makanan awetan dari bahan nabati lainnya.
2. Contoh Bahan Awetan Makanan dari Bahan Hewani
Dendeng, merupakan daging kering yang disayat tipis lalu dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering.
Daging asap, adalah irisan daging yang diawetkan dengan panas dan asap yang berasal dari pembakaran kayu yang banyak menghasilkan asap dan lambat terbakar.
Abon, yaitu makanan kering yang terbuat dari suwiran daging dan bumbu-bumbu,
Ikan asap, ialah ikan yang mengalami proses pengasapan. Ikan asap merupakan gabungan dari penggaraman dan pengasapan.
Ikan asin, adalah ikan setengah basah yang menyimpan kandungan garam dan bisa disimpan cukup lama karena kandungan garam yang relatif tinggi.
Telur asin, merupakan makanan yang diolah dengan cara diasinkan sehingga bisa bertahan lebih lama. Pengasinan bisa dengan menggunakan air garam, tanah liat, atau pasir.
(SNS)
