Pengertian Bisnis Ritel, Tujuan, dan Jenis-jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian bisnis ritel adalah bisnis yang bergerak dalam penjualan produk eceran. Salah satu bisnis ritel yang terbesar di Indonesia adalah Transmart.
Nah, jika kamu tertarik dengan bisnis ritel, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Bisnis Ritel?
Mengutip dari buku Manajemen Bisnis Ritel karya Rila Anggraeni dkk., (2022) dijelaskan bahwa ritel adalah rencana komprehensif yang dilakukan oleh pengecer yang dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan jenis pasar sasaran serta mekanisme untuk melayani sasaran tersebut.
Selain itu aktivitas pada strategi bisnis ritel adalah menentukan format ritel, yaitu jenis barang dagangan dan layanan yang ditawarkan, kebijakan penetapan harga, program periklanan dan promosi, desain toko dan lain sebagainya.
Adapun sebutan untuk orang yang menjalankan bisnis retail adalah pengecer. Biasanya mereka membeli barang dari produsen dalam jumlah besar kemudian menjualnya ke konsumen akhir dengan jumlah lebih sedikit.
Baca Juga: Manfaat Administrasi dalam Bisnis Ritel, Ini Penjelasannya
Tujuan Bisnis Ritel
Pada dasarnya, tujuan bisnis ritel adalah memudahkan pelanggan untuk membeli produk dengan menyediakan persediaan yang cukup dan dikemas dalam ukuran lebih kecil.
Namun, terdapat pula tujuan lain yang mesti kamu ketahui, berikut ini penjelasan lengkapnya.
Menyediakan berbagai pilihan barang sesuai keinginan pembeli.
Menawarkan produk barang dalam ukuran unit yang lebih kecil agar para konsumen dapat mencukupi kebutuhannya.
Menjadi penghubung antara distributor dengan konsumen.
Mengumpulkan informasi mengenai berbagai jenis barang yang menjadi kebutuhan pelanggan.
Jenis-jenis Bisnis Retail
Jenis-jenis bisnis retail dibedakan berdasarkan produk yang dijual, kepemilikan, dan lokasi penjualan. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Berdasarkan Produk yang Dijual
Jika berdasarkan produk yang mereka jual, maka bisnis retail dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Produk retail yang menyediakan produk atau barang. Contohnya, toko mainan dan toko elektronik yang memasarkan produk lebih sedikit dibandingkan pusatnya.
Retail yang menyediakan layanan atau jasa. Contohnya, layanan perawatan taman, perbaikan kendaraan, pengasuh anak, dan lain-lain.
Non-store retail yang memanfaatkan suatu media untuk memasarkan produk yang mereka sediakan. Contohnya, vending machine dan berbagai macam toko online di e-commerce.
2. Berdasarkan Kepemilikan
Ada tiga jenis retail berdasarkan kepemilikannya, yaitu:
Retail mandiri. Contohnya adalah toko kelontong, ruko, warung, dan lainnya.
Kelompok usaha. Contohnya, swalayan dan department store.
Waralaba (franchise). Ini merupakan jenis retail yang memasarkan produk yang serupa dan biasanya terdiri dari dari perusahaan pusat dan perusahaan turunan.
3. Berdasarkan Lokasi Penjualan
Jika berdasarkan pada lokasi penjualan, jenis retail terbagi menjadi dua, yaitu:
Langsung ke jalan umum. Contoh dari retail jenis ini adalah retail strip mal atau lahan komersial lainnya.
Satu kawasan, atau pusat bisnis yang terbentuk dari kelompok pengusaha retail yang menyediakan produk dan juga layanan di dalam satu bangunan serta kawasan yang sama.
(DEL)
