Konten dari Pengguna

Pengertian Kemiskinan dan Penyebabnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Kemiskinan. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Kemiskinan. Foto: Pixabay.

Secara umum, kemiskinan adalah ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupannya. Hal tersebut menjadi isu global yang terjadi di berbagai negara.

Pengertian kemiskinan menurut KBBI adalah merujuk dari kata miskin yang berarti tidak berharta atau serba kekurangan (berpenghasilan sangat rendah).

Kemiskinan dapat terjadi karena ada penyebabnya, untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Memahami Pengertian Kemiskinan

Ilustrasi Pengertian Kemiskinan. Foto: Pixabay.

Mengutip buku Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat karya Ardito Bhinadi, kemiskinan merupakan kondisi ketidakadaan kepemilikan dan rendahnya pendapatan. Kemiskinan dapat digambarkan dengan suatu kondisi tidak dapat terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, yakni pangan, papan, dan sandang.

Merujuk buku Indikator kemiskinan dan misklasifikasi orang miskin oleh Ali Khomsan, dalam arti sempit, kemiskinan adalah keadaan kekurangan uang dan barang untuk menjamin kelangsungan hidup.

Menurut Soerjono Soekanto, ahli sosiologi hukum, kemiskinan merupakan suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.

Sedangkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan kemiskinan sebagai suatu kondisi kehidupan serba kekurangan yang dialami seseorang yang mempunyai pengeluaran per kapita selama sebulan tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup standar minimum.

Kemudian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa kemiskinan ialah situasi serba kekurangan karena keadaan yang tidak dapat dihindari oleh seseorang dengan kekuatan yang dimilikinya.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa pengertian kemiskinan adalah kondisi yang dialami seseorang atau rumah tangga, di mana mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya karena ketidakmampuan yang dimiliki atau terdesak keadaan.

Baca Juga: Pengertian Kemiskinan, Jenis-jenis, dan Cara Mengukurnya

Penyebab Kemiskinan

Ilustrasi Pengertian Kemiskinan. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku Globalisasi Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Kemiskinan oleh Dr. Hj. Dahliah, SE., M.Si, menurut Poli (2007), penyebab kemiskinan secara teoritis dibedakan menjadi dua kategori, yakni:

1. Kemiskinan Alamiah

Kemiskinan alamiah merupakan kemiskinan yang timbul karena sumber-sumber daya yang langka jumlahnya dan disebabkan oleh tingkat perkembangan teknologi yang rendah.

Selain itu, kemiskinan alamiah mungkin saja terjadi karena adanya perbedaan-perbedaan kekayaan. Akan tetapi, dampak dari perbedaan tersebut dapat berkurang dengan adanya pranata-pranata tradisional, seperti pola hubungan patronclient, jiwa gotong royong, dan sesuatu yang dapat meredamkan kecembutuan sosial.

2. Kemiskinan Buatan

Kemiskinan buatan adalah kemiskinan yang terjadi karena struktur sosial yang ada membuat anggota atau kelompok masyarakat tidak menguasai saranan ekonomi dan fasilitas-fasilitas secara merata.

Dengan demikian, sebagain anggota masyarakat bisa tetap miskin walaupun jumlah total produksi yang dihasilkan oleh masyarakat tersebut. Namun, apabila bisa dibagi rata, maka bisa membebaskan semua anggota masyarakat dari kemiskinan.

Berbeda dari menurut perspektif modernisasi, kemiskinan dipandang sebagai lemahnya etos kerja, tidak dimilikinya etika wirausaha atau karena budaya yang tidak terbiasa dengan kerja keras dan kemiskinan struktural.

Menurut Soemardjan (1984), kemiskinan struktural adalah kemiskinan yang diderita suatu golongan masyarakat karena struktur sosial masyarakat tersebut tidak ikut menggunakan sumber-sumber pendapatan yang sebenarnya telah tersedia bagi mereka.

(SNS)