Konten dari Pengguna

Pengertian Redistribusi Pendapatan, Jenis-jenis, dan Bentuk-bentuknya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Redistribusi Pendapatan. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Redistribusi Pendapatan. Foto: Pixabay.

Pendistribusian kembali pendapatan masyarakat kelompok mampu ke masyarakat kelompok tidak mampu disebut sebagai redistribusi pendapatan.

Redistribusi pendapatan merupakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi ketidakmerataan ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas mengenai pengertian redistribusi pendapatan, jenis-jenis, dan bentuk-bentuknya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Memahami Pengertian Redistribusi Pendapatan

Ilustrasi Pengertian Redistribusi Pendapatan. Foto: Pexels.

Mengutip buku Perekonomian Indonesia oleh Muhammad Rapii, M.Pd., dkk., redistribusi pendapatan adalah pendistribusian kembali pendapatan masyarakat kelompok kaya kepada masyarakat kelompok miskin, baik berasal dari pajak maupun pungutan-pungutan lain.

Redistribusi pendapatan dilakukan sebagai salah satu bentuk jaminan sosial yang dilaksanakan negara kepada masyarakat. Jaminan sosial tersebut bukan pengeluaran publik yang sia-sia, akan tetapi bentuk investasi sosial yang akan menguntungkan dalam jangka panjang.

Redistribusi pendapatan ini tercantum dalam APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pemerintah juga diwajibkan untuk melakukan distribusi pendapatan nasional. Fungsi atau tujuan utama dari redistribusi adalah memperluas dan memeratakan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Dengan cara redistribusi pendapatan ini diharapkan setiap masyarakat dapat memperoleh standar hidup yang minimal.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Redistribusi Pendapatan? Kenali Pula Contoh Programnya

Jenis-jenis Redistribusi Pendapatan

Ilustrasi Pengertian Redistribusi Pendapatan. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas 8 karya Nurhayati, M.Pd., jenis-jenis redistribusi pendapatan dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Redistribusi Vertikal

Redistribusi vertikal menunjuk pada aktivitas transfer uang dari orang kaya ke orang miskin yang ditinjau dari segi finansialnya. Hal ini sebagai bentuk dukungan masyarakat yang kuat terhadap masyarakat yang lemah secara ekonomi. Contohnya yang dilakukan pemerintah, yakni pungutan pajak yang kemudian akan digunakan untuk subsidi, misalnya subsidi bahan bakar premium.

2. Redistribusi Horizontal

Redistribusi horizontal merupakan transfer uang antarkelompok atau pribadi. Bentuk ini merujuk pada penyaluran pendapatan dalam ruang lingkup yang kecil.

Misalnya, dari laki-laki ke perempuan, dari orang dewasa kepada anak, dari remaja ke orang tua. Redistribusi ini bersifat antarpribadi, artinya satu siklus kehidupan seseorang ke siklus lainnya.

Bentuk-bentuk Redisribusi Pendapatan

Ilustrasi Pengertian Redistribusi Pendapatan. Foto: Unsplash.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk redisribusi pendapatan di Indonesia, adalah:

  • Pajak, merupakan tagihan yang diberlakukan kepada orang pribadi maupun badan yang berpenghasilan tinggi ke negara. Melalui pajak, masyarakat yang berpendapatan rendah bisa merasakan manfaat secara tidak langsung dari pendapatan orang yang mempunyai penghasilan tinggi. Contohnya, membangun jalan.

  • Subsidi, adalah redistribusi pendapatan ke golongan tidak mampu menggunakan dana dari pendapatan negara, baik pajak maupun non-pajak. Tujuan utamanya adalah meringankan biaya kebutuhan sehari-hari. Contohnya, subsidi bahan bakar minyak (BBM), tiket perjalanan kereta Commuter Line (KRL).

  • Asuransi, yaitu redistribusi pendapatan dari peserta asuransi yang secara tak langsung ikut membantu peserta lain saat mendapat musibah, seperti kecelakaan, penyakit, dan meninggal dunia. Contohnya, program BPJS.

  • Zakat dan Sedekah, yaitu sumbangan yang bersifat keagamaan dalam agama Islam. Sedangkan dalam agama Kristen disebut persepuluhan. Ini merupakan redistribusi pendapatan dari para pemeluk agama yang mampu ke golongan kurang mampu.

  • Kredit Lunak, ialah redistribusi pendapatan yang diberlakukan ke pengusaha kecil dari kalangan industri yang lebih maju. Bantuan kredit lunak untuk modal usaha yang sangat bermanfaat bagi pengusaha kecil untuk mengembangkan usaha mereka. Selain itu, untuk membuka lapangan pekerjaan.

(SNS)