5 Perbedaan Cushion dan Foundation yang Perlu Dipahami Sebelum Memakainya

Membahas perbedaan kata secara mendalam.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![[Perbedaan cushion dan foundation] foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya, pexels/RDNE](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k5t9mx89dxdz74a9krvz649d.jpg)
Cushion dan foundation sering digunakan untuk mempercantik wajah. Sekilas kedua jenis make up ini terlihat sama, padahal memiliki banyak perbedaan. Perbedaan cushion dan foundation perlu dipahami sebelum memakainya.
Walaupun sama-sama mampu menyamarkan ketidaksempurnaan kulit wajah, pemilihan cushion dan foundation tidak boleh asal-asalan. Oleh karena itu, kenali perbedaan kedua jenis base make up tersebut.
5 Perbedaan Cushion dan Foundation untuk Makeup
Perbedaan cushion dan foundation bisa dilihat dari segi tampilan, kemasan, tekstur, cara pemakaian, dan daya tahannya. Penjelasan selengkapnya bisa disimak di bawah ini.
1. Kemasan dan Bentuk
Mengutip buku Why? Makeup and Cosmetics, YeaRimDang (2022), foundation digolongkan berdasarkan komposisi kekentalan cairan dan minyaknya. Produk ini hadir dalam bentuk cair, stik, atau krim dengan kemasan botol plastik maupun kaca. Produk ini diaplikasikan pada wajah dengan jari, beauty blender, atau kuas.
Adapun kemasan cushion berupa compact case yang menyerupai bedak padat. Di dalamnya ada bantalan spons untuk menyerap foundation cair dan puff khusus untuk pengaplikasian yang lebih praktis.
2. Tekstur dan Hasil Akhir
Foundation mempunyai beragam tekstur, mulai dari creamy hingga sangat cair. Hasil akhir yang diberikan juga lebih bervariasi, mulai dari matte, satin, sampai dewy dengan tingkat coverage lebih tinggi. Adapun tekstur cushion cenderung ringan dan hasil akhirnya natural glow atau dewy.
3. Daya Tahan
Foundation dinilai mempunyai daya tahan lebih lama. Jika ditambah setting spray dan primer, bahkan bisa bertahan hingga belasan jam. Sementara itu, daya tahan cushion tidak sekuat foundation. Namun, kelebihannya adalah mudah digunakan untuk touch-up di mana saja.
4. Kandungan
Cushion umumnya diperkaya dengan pelembap, antioksidan, dan SPF yang tinggi. Hal ini mampu memberikan perlindungan maksimal dari sinar matahari. Foundation juga memiliki kandungan SPF, tetapi biasanya berfokus pada hasil akhir makeup, bukan perawatan.
5. Cara Pengaplikasian
Cushion diaplikasikan menggunakan puff bawaan yang bentuknya tipis dan lembut. Cara pengaplikasiannya yaitu dengan menepuk-nepuk ringan puff ke wajah. Hindari pengaplikasian dengan cara digeser karena membuat hasilnya tidak merata.
Adapun cara pengaplikasian foundation yaitu dengan mengoleskannya sedikit ke wajah, lalu ratakan dengan sponge atau kuas dengan ditepuk-tepuk atau gerakan memutar.
Adapun jika memakai beauty blender, sebaiknya basahi sedikit terlebih dahulu agar foundation lebih mudah dibaurkan.
Baca juga: 5 Perbedaan Facial Wash dan Facial Foam yang Penting Dipahami
Perbedaan cushion dan foundation di atas dapat dijadikan panduan sebelum melakukan makeup. Baik cushion maupun foundation, keduanya sama-sama memiliki keunggulan untuk menutupi ketidaksempurnaan pada wajah. (DLA)
