Konten dari Pengguna

6 Perbedaan Karate dan Taekwondo sebagai Seni Bela Diri Populer

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Karate Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Karate Foto: Shutterstock

Karate dan taekwondo termasuk olahraga bela diri yang cukup digemari di Indonesia. Meski sama-sama mempelajari cara menyerang dan mempertahankan diri dari serangan, terdapat beberapa perbedaan karate dan taekwondo yang cukup kontras.

Mengutip laman Healthline, hal pertama yang biasanya dipelajari seseorang saat berlatih bela diri adalah sikap, yaitu cara memukul, menendang, dan mempertahankan diri dari lawan. Gerakan-gerakan ini akan dipelajari secara perlahan hingga Anda dapat melakukannya dengan tepat.

Gerakan bela diri itulah yang secara garis besar membedakan karate dan taekwondo. Untuk memudahkan Anda mengenali masing-masing seni bela diri tersebut, berikut informasi seputar perbedaan karate dan taekwondo selengkapnya.

Apa Itu Karate dan Taekwondo?

Ilustrasi Karate Foto: Shutterstock

Sebelum membahas perbedaannya, kenali dulu definisi dari karate dan taekwondo. Berikut penjelasannya dirangkum dari buku Ensiklopedi Olah Raga Beladiri tulisan Rani Sini Fitriani dkk.

Karate

Karate adalah seni bela diri yang menekankan pada teknik tangan dan menggunakan tendangan sebagai gerakan cadangan. Di Jepang, organisasi yang mewadahi olahraga ini adalah Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JFK). Sementara, organisasi yang mewadahi karate di seluruh dunia adalah World Karatedo Federation (WKF).

Menurut JFK dan WFK, ada empat gaya karate yang paling utama, yaitu Shotokan, Goju-Ryu, Shito-Ryu, dan Wado-Ryu Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya karate yang utama karena ikut serta dalam pembentukan KFK dan WKF.

Namun, ada banyak gaya karate lain yang mendunia, seperti Shorin-ryu, Uechi-ryu, dan Kyokushin. Kyokushin merupakan aliran bela diri yang paling kuat dan mematikan di dunia.

Taekwondo

Taekwondo atau tae kwon do merupakan olahraga bela diri Korea yang populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Taekwondo memiliki nama lain subak, taekkyon, dan taeyon. Namun, nama-nama itu hanya dipakai pada masa dinasti Kogooryo.

Secara global, olahraga taekwondo berdiri di bawah payung organisasi World Taekwondo federation. Sementara, organisasi induk Taekwondo di Indonesia dikenal dengan Federasi Taekwondo Indonesia (FTI).

Baca juga: Tingkatan Sabuk Karate beserta Warna dan Artinya yang Perlu Diketahui

Perbedaan Karate dan Taekwondo

Ilustrasi taekwondo. Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Perbedaan antara karate dan taekwondo dapat dilihat dari asal negara, seragam, hingga istilah-istilah yang digunakan para pemain. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Asal Negara

Karate adalah seni bela diri asal Jepang. Masih mengutip buku Ensiklopedi Olah Raga Beladiri: Karate hingga Tarung Derajat oleh Rani Siti Fitriani dkk., olahraga ini dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa.

Semula, karate disebut dengan tote yang artinya “tangan China”. Namun, penulisan tersebut diubah dalam kanji Jepang menjadi karate (tangan kosong) agar lebih diterima masyarakat.

Sementara, seperti yang disebutkan, taekwondo berasal dari Korea. Dalam bahasa Korea, tae artinya “menendang atau menghancurkan dengan kaki”, kwon berarti “tinju”, dan do berarti “jalan” atau “seni”. Jadi, taekwondo dapat diartikan sebagai seni tangan dan kaki.

2. Gerakan

Mengutip laman Master hong’s World Class Taekwondo, karate berfokus pada aktivitas tangan, seperti meninju, menyerang, dan menangkis. Pada olahraga ini, aktivitas kaki seperti menendang digunakan beberapa kali sebagai gerakan cadangan.

Sementara, seperti namanya, taekwondo lebih menekankan pada teknik menendang. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo juga menggabungkan teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, dan hiburan.

Baca juga: 3 Gerakan Karate yang Harus Dipelajari Para Karateka Pemula

3. Teknik Dasar

Ilustrasi karate. Foto: Fauzan/Antara Foto

Latihan dasar karate terbagi menjadi tiga, yaitu:

  • Kihon (teknik dasar), pelatihannya dimulai dengan mempelajari pukulan dan tendangan serta bantingan.

  • Kata (jurus), merupakan serangkaian gerakan karate yang mengandung prinsip bertarung.

  • Kumite, merupakan latihan dengan lawan tanding yang dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut.

Di sisi lain, teknik dasar taekwondo meliputi empat gerakan, yaitu:

  • Dwi chagi merupakan teknik menendang ke belakang.

  • Ap chagi, yakni teknik menendang ke depan.

  • Yeop chagi, yaitu teknik menendang ke samping.

  • Twie ap chagi merupakan teknik menendang ke depan sambil melompat.

4. Seragam

Bagi orang awam, bedanya karate dan taekwondo dapat dilihat dengan mudah dari seragamnya. Apa beda baju taekwondo dan karate? Baju taekwondo atau yang disebut dengan dobok terinspirasi dari pakaian tradisional Korea hanbok atau han dobok.

Seragam ini terdiri dari dobok (baju dan celana) dan ti (sabuk). Warna kerahnya berbeda-beda sesuai tingkatan sabuk yang telah dicapai setiap pemain.

Untuk penyandang sabuk warna (putih hingga strip dua) mengenakan baju berkerah putih, untuk pemain tingkat poom memakai baju berkerah hitam-merah, dan untuk penyandang sabuk hitam atau tingkat DAN mengenakan baju berkerah hitam.

Sementara itu, baju karate yang disebut dengan gi berwarna full putih, tidak mengandung warna lain kecuali pada bagian badge-nya. Adapun bagian-bagian dari karate gi adalah uwagi (baju), zubon (celana), dan sabuk.

5. Tingkatan Sabuk

Ilustrasi karate. Foto: Fauzan/Antara Foto

Olahraga taekwondo memiliki enam tingkatan yang bisa dibedakan berdasarkan warnanya, yaitu sabuk putih, kuning, hijau, biru, merah, dan hitam. Lain halnya dengan taekwondo, tingkatan sabuk karate terbagi menjadi sabuk putih, kuning, oranye, hijau, biru, ungu, cokelat, dan hitam (sabuk tertinggi taekwondo).

6. Istilah-Istilah yang Digunakan

Mengingat taekwondo dan karate berasal dari dua negara berbeda, istilah-istilah yang digunakan para main pun tentu berbeda. Berikut istilah yang dipakai pemain taekwondo dan karate:

Taekwondo

  • Chariot: Mempersiapkan diri

  • Dobeon: Dua kali

  • Sambeon: Tiga kali

  • Sabeum: Instruktur

  • Sunbae: Senior

  • Hoobae: Junior

  • Muknyeom: Meditasi

  • Wen: Kiri

  • Sijak: Mulai

  • Keysok: Lanjutkan

  • Geuman: Selesai

  • Menicip: Pengawas taekwondo

  • Joon bi: Istirahat

Karate

  • DAN: Derajat utama (tingkatan dalam sabuk hitam)

  • Deshi: Murid

  • Dojo: Tempat latihan

  • Gohon: Kelima

  • Gohon kumite: Pertarungan (kumite) lima langkah

  • Jiyyu kumite: Pertarungan (kumite) bebas

  • Jutsu: Seni, kemampuan

  • Ka: Pelajar, siswa

  • Karate do: Cara karate

  • Kyu: Ranking/tingkatan

  • Kun: Sumpah/peraturan

  • Sensei: Guru, ahli

  • Sempai: Senior, kakak seperguruan

Baca juga: Urutan Tingkatan Sabuk Taekwondo, Filosofi, dan Maknanya

(ADS)