Konten dari Pengguna

Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi Lengkap dengan Contohnya

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock

Ditinjau dari isinya, secara umum buku dapat dibedakan menjadi dua, yaitu buku fiksi dan non fiksi. Perbedaan buku fiksi dan non fiksi perlu dipahami agar setiap orang mengerti jenis buku apa yang dibaca.

Di perpustakaan maupun toko buku, buku fiksi dan non fiksi biasanya diletakkan di rak berbeda. Rak buku fiksi didominasi oleh komik, buku cerita, dan novel dengan genre yang bervariasi. Sementara rak buku nonfiksi biasanya diisi dengan buku biografi, autobiografi, motivasi, hingga literatur.

Sebelum membahas lebih jauh perbedaan keduanya, simak terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan buku fiksi dan buku non fiksi berikut ini.

Apa Itu Buku Fiksi?

Ilustrasi membaca buku fiksi. Foto: Shutter Stock

Mengutip Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII tulisan Heriyanto, S.Pd., M.Pd., buku fiksi adalah buku yang bersifat imajinatif. Dengan kata lain, buku fiksi memuat kisah yang tidak terjadi di dunia nyata dan hanya didasarkan pada imajinasi atau pikiran penulis.

Meski demikian, buku fiksi sebaiknya harus tetap masuk akal dan mengandung kebenaran yang bisa mendramatisasi hubungan-hubungan antarmanusia. Jenis cerita yang diangkat juga masih berhubungan dengan kehidupan seperti romansa dan keluarga.

Ciri-Ciri Buku Fiksi

  • Bersifat rekaan atau imajinasi

  • Menggunakan bahasa konotatif

  • Tidak memiliki sistematika yang baku

  • Mengandung pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca

  • Ketika dibaca ceritanya membuat pembaca merasakan apa yang diceritakan

Baca juga: Alasan Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi Harus Menarik

Apakah Itu Buku Non Fiksi?

Ilustrasi membaca buku. Foto: Shutter Stock

Berbeda dengan buku fiksi, informasi atau cerita yang disampaikan dalam buku nonfiksi bersifat faktual berdasarkan kenyataan dan mengandung kebenaran di dalamnya. Informasi yang termuat di dalam buku non fiksi harus dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Buku non fiksi dapat disajikan baik secara objektif maupun subjektif. Namun, biasanya buku jenis ini memuat peristiwa atau pengalaman nyata yang dialami si penulis atau orang lain.

Ciri-Ciri Buku Non Fiksi

  • Ditulis berdasarkan pengamatan atau penelitian

  • Menggunakan bahasa denotatif atau dengan makna sebenarnya

  • Mengandung ide yang ditulis secara jelas, logis, dan sistematis

  • Kalimatnya bersifat baku atau formal

Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi

Ilustrasi membaca buku. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Perbedaan buku fiksi dan non fiksi dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti:

1. Tujuan Penulisan

Meski mengandung pesan moral, tujuan utama buku fiksi adalah menghibur pembaca. Sementara buku non fiksi umumnya ditulis untuk menyampaikan informasi atau pengetahuan tentang suatu topik guna menambah wawasan pembaca.

2. Gaya Bahasa

Dikutip dari buku Intisari Materi Bahasa Indonesia SMA karangan Ai Mulyati dan Nurfjriah Hanifah, buku fiksi kerap menggunakan perumpamaan atau majas agar lebih menarik. Majas yang digunakan beragam, bisa berupa metafora, metonimia, simile, dan sebagainya.

Selain itu, penulis buku fiksi juga dapat menyampaikan ceritanya secara bebas. Bahasa yang dipakai boleh bersifat non baku dan menggunakan kiasan atau tidak bermakna sebenarnya (konotatif).

Sebaliknya, bahasa yang digunakan dalam buku non fiksi sebaiknya bersifat baku dan denotatif alias bermakna sebenarnya. Tujuannya agar informasi yang disampaikan tidak ambigu dan mudah dipahami pembaca.

3. Struktur Teks

Perbedaan buku fiksi dan non fiksi juga dapat dilihat dari struktur teksnya. Struktur cerita fiksi terdiri dari enam unsur, yaitu:

  • Abstrak, merupakan bagian inti dari sebuah cerita fiksi.

  • Orientasi, berisi pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita sekaligus menjadi bagian awal dari cerita fiksi di sebuah buku.

  • Komplikasi, yaitu bagian munculnya konflik. Komplikasi menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca.

  • Evaluasi, merupakan bagian penyelesaian masalah yang dihadapi para tokoh.

  • Resolusi, yaitu akhir penyelesaian masalah, apakah berakhir dengan baik atau sebaliknya.

  • Koda/reorientasi, yaitu penutup yang berisi kesimpulan dan pesan moral.

Sementara itu, buku non fiksi tersusun atas struktur berikut:

  • Orientasi. Sama seperti pada buku fiksi, orientasi pada buku non fiksi berisi tentang pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita.

  • Urutan peristiwa, yaitu urutan kejadian yang terjadi, mulai dari awal sampai akhir permasalahan.

  • Reorientasi, merupakan akhir cerita yang berisi kesimpulan.

Baca juga: Novel Termasuk dalam Jenis Buku Fiksi. Ini Penjelasannya

Contoh Buku Fiksi dan Non Fiksi

Ilustrasi membaca di toko buku. Foto: Shutterstock

Contoh Buku Fiksi

1. Novel

Novel adalah karangan fiksi yang menceritakan kisah tokoh utama dengan berbagai konflik yang dialaminya. Beberapa contoh novel di antaranya Dilan 1990, Laskar Pelangi, dan Perahu Kertas.

2. Roman

Ini merupakan karya fiksi yang mengisahkan beberapa tokoh dalam alur ceritanya. Karya fiksi yang cenderung mengarah pada cerita klasik ini mengandung banyak hikmah di dalamnya. Contoh karya sastra berbentuk roman yaitu Si Dul Anak Jakarta dan Gadis Empat Zaman.

3. Cerpen

Buku fiksi juga dapat berupa kumpulan cerita pendek alias cerpen yang isinya jauh lebih sedikit ketimbang roman dan novel. Biasanya, cerpen yang dikumpulkan dalam satu buku memiliki tema yang sama, misalnya tentang percintaan.

Contoh Buku Non Fiksi

Ilustrasi membaca buku. Foto: Tato_Torrejon/Shutterstock

1. Buku Biografi

Buku biografi merupakan buku yang berisi riwayat hidup seseorang. Buku ini ditulis untuk mendokumentasikan peristiwa penting yang dialami orang tersebut agar dapat menginspirasi pembaca.

2. Buku Literatur

Penulisan buku literatur biasanya didasarkan pada penelitian, karena itu informasi yang disampaikan dapat dipastikan kebenarannya. Buku literatur umumnya berfungsi sebagai rujukan kajian keilmuan.

3. Buku Motivasi

Sesuai namanya, buku ini berisi kajian psikologis untuk membangkitkan semangat pembacanya. Temanya bisa berkaitan dengan self love, bisnis, pernikahan, pekerjaan, dan lain-lain.

Baca juga: 3 Manfaat Membaca Buku Fiksi dan Non Fiksi, Cek Di sini!

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa itu buku biografi?
chevron-down

Buku biografi merupakan buku yang berisi riwayat hidup seseorang. Buku ini ditulis untuk mendokumentasikan peristiwa penting yang dialami orang tersebut agar dapat menginspirasi pembaca.

Apa saja contoh buku non fiksi?
chevron-down

Di antaranya buku literatur, biografi, dan motivasi.

Apa itu buku fiksi?
chevron-down

Buku fiksi adalah buku yang bersifat imajinatif.