Konten dari Pengguna

Perbedaan Can dan Could Lengkap dengan Contoh dan Cara Penggunaannya

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan can dan could. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan can dan could. Foto: pixabay

Can dan could merupakan salah satu bentuk kata kerja bantu dalam kalimat bahasa Inggris. Keduanya memiliki arti kata yang sama, yaitu “dapat” atau “bisa”.

Mengutip buku Asyiknya Belajar Grammar dari Kisah-kisah Jenaka karya Diyan Yulianto (2018), can dan could biasanya terletak sebelum kata kerja utama (main verb). Keduanya selalu diikuti oleh bare infinitive.

Meski memiliki arti yang sama, can dan could tidak bisa digunakan dalam situasi yang serupa. Modal can biasanya digunakan dalam kalimat present (masa sekarang), sementara could digunakan dalam kalimat past (masa lampau).

Selain itu, perbedaan can dan could juga bisa dilihat pada aturan tenses, tujuan, dan jenis kalimatnya. Agar lebih paham, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Perbedaan Can dan Could

Ilustrasi anak belajar bahasa Inggris Foto: Shutterstock

Sebenarnya, kata can dan could memiliki makna yang sama. Keduanya bisa digunakan untuk menyatakan kemungkinan dan ketidakmungkinan, kemampuan, izin, permintaan, penawaran, dan saran.

Di samping kesamaan artinya, terdapat perbedaan yang mendasar antara pengertian can dan could. Dirangkum dari buku Modals susunan James Sinurat (2022), berikut penjelasannya:

1. Can

Can digunakan untuk menyatakan kemampuan dalam situasi yang lebih umum. Berikut rumus dan contoh kalimatnya yang bisa Anda simak:

Kalimat positif (S + can + verb1 + object)

Contoh:

  • Student can be expressive (siswa dapat menjadi sangat ekspresif).

  • I can bring her suitcase (saya dapat membawa kopernya).

  • You can borrow my handphone (kamu bisa meminjam handphone saya).

Kalimat negatif ( S + can + not + Verb1 + object)

Contoh:

  • I cannot sleep well (saya tidak bisa tidur dengan baik).

  • My father cannot drive a motorcycle (ayah saya tidak bisa mengendarai motor).

  • Dita cannot talk (Dita tidak bisa bicara).

Kalimat tanya (can + S + verb1 + object)

Contoh:

  • Can you give me a chance? (bisakah kamu memberikan aku kesempatan?)

  • Can I borrow your car? (dapatkah saya meminjam mobilmu?)

Baca juga: 15 Ucapan Bahasa Inggris Selamat Malam dan Artinya

Ilustrasi belajar bahasa Inggris. Foto: pixabay

2. Could

Could digunakan ketika seseorang ingin meminta izin dengan cara yang lebih formal. Selain itu, bisa juga digunakan untuk menyatakan sesuatu yang terjadi di masa lampau.

Berikut rumus dan contoh kalimatnya yang bisa Anda simak:

Kalimat positif (S + could + verb1 + object)

Contoh:

  • We could visit the zoo tomorrow (kita dapat mengunjungi kebun binatang besok)

  • She could graduate next year (dia bisa lulus tahun depan).

  • I could swim when I was 4 years old (saya dapat berenang ketika umur 4 tahun)

Kalimat negatif (S + could + not + verb1 + object)

Contoh:

  • Andre could not sweep at the time (Andre tidak bisa menyapu pada saat itu)

  • We could not go together (kita tidak dapat pergi bersama)

  • I could not finish my homework (saya tidak dapat menyelesaikan tugas saya)

Kalimat tanya (could + S + verb1 + object)

Contoh:

  • Could I make a suggestion? (dapatkah saya membuat saran?)

  • Could I ask you something? (dapatkah saya bertanya sesuatu kepada Anda?)

  • Could you open the door? (dapatkah kamu membuka pintu)

Baca juga: Perbedaan Wish dan Hope, Serupa tapi Tak Sama

Penggunaan Can dan Could

Ilustrasi penggunaan can dan could. Foto: pixabay

Jika dilihat dari tenses-nya, could adalah bentuk lampau dari kata can. Kata tersebut biasa digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kebolehan seseorang di masa lalu.

Mengutip situs Perfect English Grammar, could juga bisa digunakan sebagai ungkapan yang lebih sopan. Biasanya ditujukan kepada orang yang lebih tua seperti keluarga, senior, guru, dan lain-lain.

Sementara kata can digunakan untuk menyatakan kemampuan pada situasi yang lebih umum. Ungkapan ini sifatnya general, sehingga bisa ditujukan kepada siapa saja.

Fungsi lain dari can, yaitu digunakan untuk meminta izin dalam kalimat positif. Misalnya, “Can I use this car?” yang artinya bolehkah saya memakai mobil ini?

Can sifatnya lebih informal, sehingga cocok digunakan pada percakapan santai. Anda bisa menggunakannya ketika meminta izin kepada orang yang sudah dikenal akrab.

Baca juga: Perbedaan Will dan Going To dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Kalimatnya

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu auxiliary verb?

chevron-down

Kata kerja bantu.

Apa itu bare infinitive?

chevron-down

Kata kerja yang bisa digunakan tanpa imbuhan “to” pada kalimatnya.

Apa arti can dan could?

chevron-down

Keduanya memiliki arti kata yang sama, yaitu “dapat” atau “bisa”.