Konten dari Pengguna

Apa itu Aliansi yang Sering Dibahas dalam Kerja Sama? Ini Pengertiannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa itu Aliansi. Unsplash.com/Resume Genius
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu Aliansi. Unsplash.com/Resume Genius

Secara global, apa itu aliansi sering dipahami sebagai bentuk kerja sama antara dua negara atau lebih. Kerjasama ini dibentuk berdasarkan kesepakatan untuk memberikan dukungan satu sama lain dalam menghadapi ancaman atau konflik.

Dalam konteks hubungan internasional, aliansi berbentuk perjanjian formal antara negara-negara berdaulat untuk memberikan bantuan apabila salah satu anggotanya menghadapi serangan dari negara lain atau koalisi.

Meskipun ada aliansi dalam bentuk lain yang terbentuk secara informal, hubungan kerja sama tersebut biasanya dituangkan dalam sebuah perjanjian atau traktat.

Apa itu Aliansi dalam Perjanjian Internasional?

Ilustrasi Apa itu Aliansi. Unsplash.com/Vitaly Gariev

Apa itu aliansi? Mengutip www.britannica.com, salah satu bagian terpenting dalam perjanjian kerja sama aliansi adalah ketentuan “casus foederis”, kondisi atau keadaan yang membuat anggota aliansi berkewajiban memberikan bantuan kepada anggota lainnya.

Dengan ketentuan tersebut, keberadaan aliansi tidak selalu mengindikasikan bahwa setiap anggota harus terlibat dalam semua konflik yang dihadapi anggota lainnya.

Kewajiban tersebut tetap disesuaikan pada ketentuan yang telah disepakati. Contohnya jenis ancaman, bentuk serangan, dan kondisi yang dinyatakan sebagai dasar untuk memberikan bantuan.

Pada dasarnya, aliansi terbentuk karena negara-negara berusaha ingin menjaga keseimbangan kekuatan (balance of power).

Aliansi tidak selalu dibentuk oleh negara-negara yang memiliki sistem politik, agama, dan ideologi yang sama. Dalam sejarah, kepentingan strategis dan ancaman bersama sering kali menjadi faktor yang lebih menentukan terbentuknya aliansi.

Negara dengan perbedaan ideologi atau latar belakang politik dapat membentuk kerja sama apabila memiliki kepentingan yang sama dalam menghadapi suatu ancaman.

Hal ini menggambarkan bahwa pembentukan aliansi pada dasarnya berkaitan dengan kepentingan keamanan dan hubungan kekuasaan antarnegara.

Terlepas dari kaitannya dengan hubungan internasional, secara umum aliansi adalah kerja sama atau kesepakatan antara dua pihak atau lebih.

Dimana kerja sama tersebut memiliki kepentingan atau tujuan tertentu dan bersedia memberikan dukungan satu sama lain.

Contohnya Indonesia bekerja sama dengan negara lain dalam bidang pertahanan atau keamanan. Dalam konteks ini, aliansi dituangkan dalam perjanjian internasional.

Aliansi antarorganisasi yaitu dua organisasi yang membentuk aliansi untuk mencapai tujuan bersama. Misalnya aliansi organisasi lingkungan untuk mengampanyekan perlindungan hutan.

Perusahaan juga dapat membentuk strategic alliance untuk mengembangkan produk, berbagi teknologi, memperluas pasar, dan menggabungkan sumber daya tanpa harus bergabung menjadi satu perusahaan.

Dalam masyarakat, kelompok masyarakat atau lembaga sosial dapat membangun aliansi untuk memperjuangkan tujuan bersamanya.

Apa itu aliansi bisa dipahami sebagai kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk mencapai kepentingan dan tujuan bersama. Dalam hubungan internasional, pengertiannya menjadi perjanjian antara negara-negara yang saling mendukung dalam menghadapi konflik. (Win)

Baca juga: Penyangkalan adalah Apa? Ini Makna dan Contoh dalam Kehidupan