Konten dari Pengguna

Apa Itu Josjis? Cari Tahu Arti Bahasa Gaul yang Viral di Media Sosial di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Josjis, Foto: Unsplash/Alexander Shatov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Josjis, Foto: Unsplash/Alexander Shatov

Pernah tiba-tiba menemukan kata “josjis” di kolom komentar atau unggahan media sosial, lalu bertanya-tanya apa itu josjis bingung kenapa banyak orang ikut memakainya? Istilah ini memang terdengar unik, apalagi kalau baru tahu maksudnya.

Istilah“Josjis” belakangan ramai digunakan warganet, terutama dalam percakapan santai di media sosial. Kemunculannya juga dikaitkan dengan tren bahasa gaul anak muda yang senang memodifikasi kata agar terdengar lebih ekspresif dan mudah diingat.

Mengutip situs https://balaibahasariau.kemendikdasmen.go.id, bahasa gaul seperti “josjis” bisa terus berkembang mengikuti zaman, termasuk di era digital yang membuat istilah baru menyebar dengan sangat cepat lewat media sosial.

Apa Itu Josjis yang Diawali dari Media Sosial TikTok ?

Ilustrasi Istilah Josjis Viral di Media Sosial, Foto: Unsplash/Shutter Speed

Apa itu josjis? Josjis adalah istilah bahasa gaul yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang “mantap”, “keren”, atau “hebat”. Kata ini berasal dari istilah “jos” yang kemudian diberi tambahan akhiran “-jis” sehingga terdengar lebih unik, lucu, dan hiperbolis.

Istilah tersebut belakangan viral di media sosial, terutama TikTok, dan banyak digunakan dalam percakapan santai di kalangan anak muda dan mahasiswa.

Kemunculan “Josjis” bermula dari video TikTok akun @mhmdrzz._ yang menampilkan seorang mahasiswa baru Universitas Airlangga.

Dalam video tersebut, dirinya menceritakan pengalamannya mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), termasuk ketika mendapatkan kursi yang nyaman tanpa perlu berusaha keras.

Cerita tersebut disampaikan dengan gaya santai hingga muncul sebutan “pemuda Josjis” yang kemudian menarik perhatian pengguna media sosial.

Seiring video tersebut ramai diperbincangkan, istilah “Josjis” mulai digunakan oleh mahasiswa dan anak muda lainnya.

Penggunaannya juga tidak lagi terbatas pada lingkungan Universitas Airlangga, tetapi ikut muncul dalam berbagai konten mahasiswa dari kampus lain. Istilah tersebut kemudian menyebar ke sejumlah platform seperti Instagram, Twitter, dan WhatsApp.

Menariknya, kreativitas pengguna media sosial membuat “Josjis” juga diberi berbagai penafsiran. Salah satunya adalah menjadikannya sebagai singkatan dari Jujur, Optimis, Sabar, Jujur neh, Inspiratif, dan Solutif.

Meski bersifat guyonan, variasi tersebut menunjukkan bagaimana sebuah istilah viral dapat dikembangkan dan diberi makna baru oleh orang-orang yang menggunakannya.

Dalam penggunaannya, “Josjis” juga dapat menjadi semacam inside joke. Orang yang mengikuti tren tersebut akan lebih mudah memahami konteks dan kelucuan di balik istilahnya.

Maka itu, kata ini bukan hanya digunakan untuk menyampaikan makna tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari interaksi dan candaan di antara pengguna media sosial.

Fenomena “Josjis” memperlihatkan bagaimana bahasa gaul dapat berkembang dengan cepat di era media sosial.

Anak muda tidak hanya memakai kosakata yang sudah ada, tetapi juga mengubah, memadukan, dan menciptakan istilah baru sesuai dengan humor serta gaya komunikasi masa kini.

Penggunaan kata seperti ini kemudian dapat menjadi bagian dari identitas dan rasa kebersamaan dalam kelompok tertentu.

Jika digunakan dalam percakapan sehari-hari, makna “Josjis” pada dasarnya tetap berkaitan dengan kesan mantap, keren, atau hebat, tetapi nuansanya lebih santai dan bercanda.

Istilah ini juga dapat berfungsi sebagai ungkapan hiburan untuk mencairkan suasana dan membuat percakapan terasa lebih akrab.

Meski popularitasnya dapat berubah seiring munculnya istilah baru, “Josjis” menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak muda sangat berkaitan dengan budaya digital.

Suatu ucapan sederhana dari konten viral dapat berubah menjadi kosakata yang digunakan bersama dalam waktu singkat. (Fikah)

Baca juga: Friendster adalah Platform Apa? Kenali Sejarah dan Fiturnya di Sini