Apa yang Menyertai Terjadinya Perubahan Kimia Suatu Zat? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang menyertai terjadinya perubahan kimia suatu zat dapat dikenali melalui sejumlah gejala yang muncul ketika suatu bahan mengalami reaksi.
Dalam kehidupan sehari-hari, perubahan semacam ini dapat ditemukan saat kayu dibakar, makanan dimasak, atau besi yang dibiarkan lama mulai berkarat.
Peristiwa tersebut bukan sekadar mengubah bentuk atau penampilan benda, melainkan melibatkan proses yang menghasilkan zat dengan sifat berbeda.
Apa yang Menyertai Terjadinya Perubahan Kimia Suatu Zat dari Gejala yang Muncul?
Apa yang menyertai terjadinya perubahan kimia suatu zat? Dikutip dari situs www.chemicals.co.uk, inilah penjelasannya.
Perubahan kimia merupakan proses ketika suatu zat berubah menjadi zat baru akibat reaksi kimia. Proses ini terjadi karena susunan atom dan ikatan kimia mengalami perubahan.
Berbeda dari perubahan fisika, seperti es yang mencair menjadi air, perubahan kimia mengubah komposisi zat sehingga sifat hasilnya tidak sama dengan bahan semula. Salah satu tanda yang menyertai perubahan kimia adalah perubahan warna.
Contohnya, permukaan besi yang semula mengilap dapat berubah menjadi cokelat kemerahan akibat pembentukan karat. Perubahan warna juga terlihat ketika adonan kue dipanggang hingga permukaannya kecokelatan.
Gejala lainnya berupa perubahan suhu atau pelepasan energi. Reaksi kimia tertentu menghasilkan panas, seperti pembakaran kayu atau kertas.
Sebaliknya, ada pula reaksi yang menyerap energi dari lingkungan sehingga suhu campuran menurun. Pada kondisi tertentu, reaksi kimia juga dapat menghasilkan cahaya.
Perubahan kimia dapat disertai terbentuknya gas, yang sering terlihat sebagai gelembung ketika dua bahan bereaksi. Contohnya, campuran soda kue dan cuka menghasilkan gas karbon dioksida.
Selain itu, terbentuknya endapan juga dapat menjadi petunjuk. Endapan merupakan zat padat yang muncul ketika larutan tertentu bereaksi dan menghasilkan senyawa yang sukar larut.
Tanda lain yang dapat diamati adalah perubahan bau, misalnya aroma makanan yang berubah ketika mengalami pembusukan. Meskipun begitu, tidak semua perubahan kimia menunjukkan seluruh gejala tersebut.
Ada reaksi yang berlangsung tanpa perubahan warna atau pembentukan gas yang mudah terlihat. Oleh karena itu, tanda-tanda tersebut perlu dipahami sebagai petunjuk, bukan bukti tunggal yang selalu memastikan terjadinya reaksi kimia.
Memahami gejala perubahan kimia membantu mengenali proses yang berlangsung di sekitar, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Dengan demikian, perubahan warna, suhu, bau, pembentukan gas, endapan, pelepasan atau penyerapan energi merupakan tanda yang dapat menyertai perubahan kimia suatu zat. (Dista)
Baca Juga: Pengertian Perubahan Kimia dan Contohnya