Apa yang Terjadi pada Bunga Setelah Proses Penyerbukan? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang terjadi pada bunga setelah proses penyerbukan? Hal yang perlu dipahami bagaimana tumbuhan berkembang biak secara alami.
Bunga yang awalnya tampak indah dengan kelopak berwarna-warni memiliki peran penting dalam proses pembentukan generasi tumbuhan berikutnya.
Ketika serbuk sari berpindah dari kepala sari menuju kepala putik, tahapan penting dalam perkembangbiakan tumbuhan mulai berlangsung.
Apa yang Terjadi pada Bunga Setelah Proses Penyerbukan dalam Perkembangbiakan Tumbuhan?
Apa yang terjadi pada bunga setelah proses penyerbukan?
Dikutip dari YouTube Tri Dewi08, setelah serbuk sari jatuh di kepala putik, bunga akan mengalami serangkaian perubahan biologis yang mendukung pembentukan biji dan buah.
Proses tersebut berlangsung secara bertahap, mulai dari pertumbuhan tabung serbuk sari hingga perkembangan bakal biji dan bakal buah.
Setiap bagian bunga memiliki peran tersendiri dalam mendukung proses perkembangbiakan.
1. Pertumbuhan Tabung Serbuk Sari dan Pembuahan
Ketika serbuk sari jatuh di kepala putik, serbuk sari akan berkecambah dan membentuk tabung serbuk sari.
Tabung tersebut tumbuh menembus tangkai putik menuju bakal buah atau ovarium. Melalui tabung ini, sel sperma dapat bergerak menuju bakal biji untuk melangsungkan pembuahan.
Pada tumbuhan berbunga, proses pembuahan melibatkan pembuahan ganda. Satu sel sperma membuahi sel telur untuk membentuk zigot yang nantinya berkembang menjadi embrio atau calon tumbuhan baru.
Sementara itu, sel sperma lainnya membuahi sel kutub untuk membentuk endosperma, yaitu jaringan yang berfungsi sebagai cadangan makanan bagi embrio.
Kedua proses tersebut mendukung perkembangan biji. Zigot menjadi awal terbentuknya calon individu baru, sedangkan endosperma menyediakan nutrisi yang dibutuhkan selama tahap perkembangan tertentu.
2. Perubahan pada Bagian Bunga
Setelah pembuahan berlangsung, beberapa bagian bunga mulai mengalami perubahan seiring dengan perkembangan bakal biji dan bakal buah. Perubahan ini merupakan bagian dari proses alami perkembangbiakan tumbuhan.
Bakal biji atau ovula akan berkembang menjadi biji yang berisi calon individu baru. Di dalamnya, embrio terbentuk dari zigot, sedangkan endosperma berperan sebagai cadangan makanan.
Biji tersebut nantinya dapat menjadi awal pertumbuhan tumbuhan baru apabila kondisi yang dibutuhkan terpenuhi.
Pada saat yang sama, bakal buah atau ovarium mengalami pembesaran hingga berkembang menjadi buah.
Buah dapat memiliki tekstur berdaging ataupun keras, bergantung pada jenis tumbuhannya. Salah satu fungsi penting buah adalah melindungi biji yang berkembang di dalamnya.
Sementara itu, bagian bunga yang tidak lagi diperlukan setelah proses reproduksi selesai umumnya mulai layu, mengering, kemudian gugur. Bagian tersebut meliputi kelopak, mahkota, benang sari, dan tangkai putik.
Perubahan ini terjadi seiring dengan beralihnya proses perkembangan bunga menuju pembentukan buah dan biji. (FIFA)
Baca juga: Bagian Bunga yang Berfungsi Sebagai Alat Kelamin Jantan dalam Ilmu Biologi