Konten dari Pengguna

Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan? Cari Tahu Ketentuannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan. Unsplash.com/Marcelo Leal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan. Unsplash.com/Marcelo Leal

Belakangan ini, banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan? Terutama bagi peserta yang sudah membayar iuran bertahun-tahun akan tetapi jarang atau bahkan belum pernah menggunakan layanan kesehatan ini.

Sehingga untuk menjawab pertanyaan di atas, penting dipahami terlebih dahulu bagaimana sistem kerja BPJS Kesehatan di Indonesia. BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan prinsip gotong royong.

Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan?

Ilustrasi Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan. Unsplash.com/Lucas Santos

Apakah BPJS kesehatan bisa dicairkan? Jawabannya adalah tidak bisa. BPJS Kesehatan tidak memiliki mekanisme pencairan saldo. Hal ini berlaku bagi seluruh peserta yang tidak pernah menggunakan layanan maupun bagi yang ingin berhenti menjadi peserta.

Dikutip dari fahum.umsu.ac.id, iuran yang dibayarkan oleh semua peserta BPJS Kesehatan setiap bulannya tidak disimpan sebagai saldo pribadi. Dana iuran tersebut dikumpulkan dan digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan seluruh peserta yang membutuhkan, seperti rawat jalan, rawat inap, operasi, dan pengobatan penyakit kronis.

Karena menggunakan sistem iuran secara kolektif, BPJS Kesehatan bukan merupakan tabungan atau asuransi yang memiliki nilai tunai. Inilah alasan utama mengapa iuran yang sudah dibayarkan tidak bisa ditarik kembali.

Meskipun seseorang memutuskan untuk pindah ke asuransi swasta atau ke luar negeri, iuran yang telah dibayarkan tetap tidak dapat dikembalikan. Hal tersebut karena iuran ini bersifat kontribusi sosial untuk membantu peserta lain yang membutuhkan biaya pengobatan.

Sebagian peserta mungkin merasa rugi karena jarang atau tidak pernah memakai layanan BPJS Kesehatan. Namun, perlu dipahami juga bahwa fungsi utama BPJS adalah sebagai jaminan perlindungan apabila risiko kesehatan terjadi.

Iuran yang telah dibayarkan tetap memberikan rasa aman apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, sekaligus membantu peserta lain yang membutuhkan perawatan medis dengan harga mahal.

Jika iuran terasa membebani, ada beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan. Misalnya dengan mengubah kelas layanan agar iuran lebih ringan, mengajukan diri sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi yang memenuhi syarat secara ekonomi, dan tetap memanfaatkan fasilitas kesehatan sesuai prosedur agar manfaatnya maksimal.

Bagi yang masih bertanya apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan, jawabannya adalah tidak. Sistem BPJS berbasis gotong royong dan bukan tabungan individu. Meskipun tidak bisa dicairkan, manfaat perlindungan kesehatan yang diberikan tetap penting sebagai jaminan saat risiko sakit datang. (Win)

Baca juga: Tenggat Waktu adalah Apa? Ini Jawabannya