Konten dari Pengguna

Arti dari La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzolimin, Kisah Nabi Yunus

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin. unsplash/masjidmpd
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin. unsplash/masjidmpd

Arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin menjadi bagian dari kisah Nabi Yunus yang berkaitan erat dengan perjalanan beliau ketika menghadapi ujian.

Dalam keadaan tersebut, terdapat doa yang menunjukkan hubungan seorang hamba dengan Allah saat berada dalam kondisi penuh kesulitan. Kisah Nabi Yunus dan doa yang dipanjatkannya juga menjadi bagian penting yang dapat dipelajari dalam kehidupan.

Arti dari La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzolimin Sebagai Doa yang Dipanjatkan Nabi Yunus

ilustrasi arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin. unsplash/Malik Shibly

Arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin adalah “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Doa tersebut terdiri atas tiga bagian yang memiliki kandungan penting, yaitu tauhid, tasbih, dan istigfar. Ketiganya menunjukkan sikap seorang hamba yang mengakui keesaan dan kebesaran Allah sekaligus menyadari kesalahan diri.

Berdasarkan artikel muslimiacademy.com, doa Nabi Yunus disebutkan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Anbiya ayat 87. Lafalnya adalah La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zalimin, yang berarti, “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Kalimat la ilaha illa anta mengandung penegasan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Bagian subhanaka menunjukkan pengagungan terhadap kesucian dan kebesaran Allah.

Sementara itu, inni kuntu minaz-zalimin merupakan pengakuan Nabi Yunus bahwa dirinya termasuk orang yang zalim. Pengakuan tersebut menjadi bagian dari sikap bertobat dan memohon ampunan kepada Allah.

Nabi Yunus mengucapkan doa tersebut ketika berada dalam tiga kegelapan, yaitu kegelapan malam, laut, dan perut ikan. Dalam keadaan penuh kesulitan dan ketakutan, beliau tetap mengingat Allah serta memohon pertolongan-Nya.

Setelah Nabi Yunus memanjatkan doa tersebut, Allah memberikan pertolongan dan menyelamatkannya dari keadaan yang dihadapi. Keutamaan doa ini juga berkaitan dengan pengajaran untuk menghadapi kesulitan.

Selain memohon pertolongan, doa Nabi Yunus menjadi salah satu doa untuk memohon pengampunan dosa. Mengakui kesalahan dan bertobat dengan sungguh-sungguh merupakan bagian penting dalam memohon ampunan.

Sikap tersebut dapat menumbuhkan kerendahan hati, mendekatkan diri kepada Allah, serta memberikan ketenangan batin dalam menghadapi berbagai keadaan.

Arti dari la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin adalah “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Doa Nabi Yunus tersebut mengandung pesan tentang tauhid, pengakuan atas kesalahan, pertobatan, permohonan ampunan, dan permintaan pertolongan Allah ketika menghadapi kesulitan. (Rahma)

Baca juga: Bunyi Bacaan Isti'adzah sebelum Membaca Al-Qur'an yang Perlu Diketahui