Arti Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin dalam Doa
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin artinya apa? Bacaan tersebut berkaitan dengan doa Nabi Yunus ketika menghadapi keadaan yang sangat sulit.
Doa ini cukup dikenal dan sering dibaca ketika seseorang sedang memohon pertolongan, ampunan, atau jalan keluar dari persoalan yang dihadapi.
Meski terdengar singkat, setiap bagian bacaannya memiliki makna yang berkaitan dengan pengakuan kepada Allah Swt dan kesadaran atas kesalahan diri.
Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin Artinya Sebagai Bacaan Doa
Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin merujuk pada bacaan doa Nabi Yunus yang berbunyi “Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh-zhaalimiin.”
Bacaan ini terdapat dalam Surah Al-Anbiya ayat 87 dan dikenal sebagai doa Nabi Yunus ketika berada dalam perut ikan. Dalam terjemahannya, bacaan tersebut berarti “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Mengutip Qur'an Kementerian Agama RI, ayat tersebut menceritakan Nabi Yunus yang berdoa kepada Allah setelah berada dalam kesulitan. Isi doanya menunjukkan pengakuan bahwa hanya Allah yang menjadi Tuhan, sekaligus pengakuan bahwa dirinya telah melakukan kesalahan.
Dari sini, makna doanya dapat dipahami melalui beberapa bagian. “Laa ilaaha illaa anta” berarti tidak ada Tuhan selain Allah. Kalimat ini menunjukkan keyakinan bahwa hanya Allah yang berhak disembah dan menjadi tempat memohon pertolongan.
Selanjutnya, “Subhaanaka” berarti Mahasuci Engkau. Ucapan tersebut menunjukkan pengakuan bahwa Allah memiliki kesempurnaan dan terbebas dari segala kekurangan.
Sementara itu, “Inni kuntu minazh-zhaalimiin” berarti sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. Bagian ini menggambarkan sikap Nabi Yunus yang mengakui kesalahan dirinya tanpa menyalahkan keadaan atau pihak lain.
Doa tersebut kemudian sering dipahami sebagai pengingat agar seseorang tidak hanya meminta pertolongan ketika menghadapi masalah, tetapi juga mau menyadari kesalahan dan memohon ampun kepada Allah.
Kisah Nabi Yunus menunjukkan bahwa dalam keadaan sesulit apa pun, manusia tetap dapat kembali kepada Allah melalui doa dan pengakuan yang tulus.
Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin memiliki pesan tentang keesaan Allah, kesucian-Nya, kerendahan hati, serta kesediaan mengakui kesalahan di hadapan-Nya.(Arif)
Baca juga: Arti Robbisrohli Sodri Wayassirli Amri dan Waktu Membacanya