Bagaimana Hashtag Pertama Digunakan? Ini Penjelasan dan Kegunaannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tagar atau hashtag pasti istilah yang tidak mungkin asing bagi para pengguna media sosial di berbagai penjuru dunia. Tapi sayangnya, belum bisa dipastikan apakah para pengguna tersebut tahu awal mula bagaimana hashtag pertama digunakan?
Simbol “#” yang kerap dikenal dengan istilah hashtag atau tagar digunakan di media sosial untuk memudahkan pencarian informasi dengan topik spesifik. Di balik simbol ini, ada sejarah dan asal mulanya yang menarik ditelusuri.
Bagaimana Hashtag Pertama Digunakan? Ini Penjelasan dan Kegunaannya
Bagaimana hashtag pertama digunakan? Dikutip dari penjelasan pada halaman rri.co.id, simbol “#” atau hashtag metadata pertama kali digunakan pada tahun 1998 di platform Internet Relay Chat atau IRC.
Awalnya, hashtag digunakan untuk membagi pesan, gambar, dan video dalam kategori tertentu. Sehingga ini memudahkan pengguna mencari konten terkait dengan pencarian dengan hashtag tertentu.
Kemudian penggunaan hashtag di media sosial pertama kali merambah di masa-masa awal kehadiran Twitter. Hashtag di media sosial pertama kali digunakan oleh Chris Messina, seorang pengguna Twitter 17 tahun yang lalu, yaitu pada 23 Agustus 2007.
Awal mula penggunaan hashtag sebenarnya sudah ada untuk berbagai keperluan website sejak tahun 1998. Namun, Messina-lah yang pertama kali mengusulkan penggunaan hashtag untuk mengumpulkan topik-topik tertentu.
Dalam pandangan Messina, saat pengguna media sosial menambahkan hashtag di akhir tulisan, maka cuitan yang dibuat akan masuk ke dalam aliran topik dan mudah ditemukan oleh pengguna lain di media sosial.
Tak berhenti sampai di situ saja, hashtag juga membantu pengguna media sosial mencari topik dan tema tertentu dengan cepat dan mudah. Pengguna lainnya juga dapat menyumbangkan cuitan tentang suatu topik dengan tagar yang sama.
Terlepas dari pengguna yang diikuti atau tidak di Twitter, hashtag membantu pengguna mengetahui topik terkini dengan hanya memantau tagar tersebut saja.
Selanjutnya fitur hashtag dengan simbol tagar “#” digunakan secara luas oleh pengguna media sosial dan menjadi fitur utama di pencarian berbagai platform media sosial.
Itulah yang membuat hashtag menjadi strategi pemasaran yang cukup kuat di media sosial untuk menjangkau target audiens yang luas.
Hashtag juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi produk, layanan, dan komunikasi. Saat ini, penggunaan hashtag sudah tak bisa dihitung lagi jumlahnya.
Bagaimana hashtag pertama digunakan tadinya umtuk mengkategorikan topik tertentu di website pada era 1998-an. Tentunya saat ini hashtag semakin berkembang bersamaan dengan fungsi dan pengaruhnya di media sosial. (Aya)
Baca juga: Bagaimana Magnet Bisa Menarik Benda? Cari Tahu di Sini