Konten dari Pengguna

Bagaimana Kucing Menemukan Jalan Pulang? Ini Fakta Unik Kucing

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana Kucing Menemukan Jalan Pulang/Manja Vitolic
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana Kucing Menemukan Jalan Pulang/Manja Vitolic

Kucing rumahan atau yang dikenal dengan kucing domestik memiliki tingkah laku yang unik. Contohnya dapat kembali ke rumah pemiliknya. Hal ini membuat banyak pemilik kucing menanyakan bagaimana kucing menemukan jalan pulang?

Dikutip dari www.petmd.com, perilaku kucing yang unik ini ternyata banyak dibahas juga dalam dunia penelitian. Termasuk salah satunya adalah penelitian di Cornell University College of Veterinary Medicine, Cats Protection, PetMD, tentang navigasi hewan.

Bagaimana Kucing Menemukan Jalan Pulang ke Rumah Pemiliknya?

Bagaimana Kucing Menemukan Jalan Pulang/Nicolas Picard

Bagaimana kucing menemukan jalan pulang? Kemampuan kucing kembali ke rumah pemiliknya dikenal sebagai homing ability atau homing instinct. Pada saat itu, besar kemungkinan bahwa kucing menggabungkan beberapa petunjuk sekaligus. Berikut fakta uniknya

1. Peta bau

Hidung kucing sangat berfungsi penting dalam mengenali lingkungannya. Ketika sedang menjelajah, kucing mengingat berbagai aroma di wilayahnya. Termasuk rumah, manusia, hewan lain, tumbuhan, jalan, dan tempat yang sering dilewati.

Sebab itu, kucing yang sudah cukup lama berkeliaran di luar mempunyai kemampuan semacam “peta aroma” wilayahnya. Penciuman, pendengaran, dan memori visual kucing menjadi sebagai beberapa alat navigasi utamanya.

2. Mengingat Landmark atau Tanda Jalan

Kucing juga ternyata dapat mengenali benda-benda yang familiar di sekitarnya seperti pagar, pohon, bangunan, jalan, gang, halaman, hingga posisi rumah.

Jadi, pada saat kucing berada di wilayah yang sudah dikenalnya, kucing tidak akan benar-benar tersesat seperti manusia yang kehilangan peta. Kucing biasanya mampu kembali sendiri setelah menjelajah wilayah yang sudah dikenal sebelumnya.

3. Pendengaran yang Luar Biasa

Kucing memiliki pendengaran yang sensitif. Bahkan pendengaran kucing dapat mencapai sekitar 60 kHz, jauh di atas batas pendengaran manusia yang umumnya hanya sekitar 20 kHz.

Artinya, lingkungan yang bagi manusia terdengar sunyi bisa berisi banyak informasi bagi kucing.

4. Kumis Kucing Bukan Rambut Biasa

Whisker atau vibrissae pada kucing adalah alat sensorik. Kumis membantu kucing mengetahui kondisi ruang di sekitarnya, terutama saat bergerak di tempat sempit atau gelap. Fungsi kumis juga membantu kucing merasakan lingkungan didekatnya.

Bagaimana kucing tahu jalan pulang? Kemungkinan besar adalah kucing menggunakan kombinasi penciuman, memori, tanda jalan, dan pendengarannya. Namun mekanisme dan cara kerjanya masih menjadi misteri hewan cerdas yang satu ini. (Aya)

Baca juga: Bagaimana Semut Menemukan Makanan? Ini Caranya