Konten dari Pengguna

Bagaimana Manusia Bisa Merasakan Rasa? Ini Rahasia Kehebatan Lidah

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Manusia Bisa Merasakan Rasa? Unsplash.com/Battlecreek Coffee Roasters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Manusia Bisa Merasakan Rasa? Unsplash.com/Battlecreek Coffee Roasters

Bagaimana manusia bisa merasakan rasa? Apa yang disebut rasa bagi manusia pada dasarnya adalah kumpulan berbagai sensasi. Maksudnya, proses terbentuknya rasa itu tidak tunggal satu proses yang dirasakan oleh lidah.

Dalam merasakan rasa, aroma, tekstur, dan suhu makanan juga ikut ambil peran. Rasa suatu makanan hanya dapat ditentukan ketika rasa dikombinasikan dengan aroma yang dirasakan hidung.

Pada saat indra penciuman terganggu akibat hidung tersumbat, pada umumnya lidah juga akan lebih sulit untuk merasakan sesuatu dengan benar.

Bagaimana Manusia Bisa Merasakan Rasa dengan Indera Penciuman?

Ilustrasi Bagaimana Manusia Bisa Merasakan Rasa? Unsplash.com/Bradyn Trollip

Bagaimana manusia bisa merasakan rasa? Dikutip dari www.ncbi.nlm.nih.go, berikut ini penjelasan tentang rahasia kehebatan lidah sebagai indera perasa yang dimiliki oleh manusia.

Sesuai informasi yang dikirim dari lidah ke otak, diperkirakan ada lima jumlah rasa dasar. Ini terdapat pada sebagian besar hidangan yang terdiri dari kombinasi berbagai rasa.

1. Rasa Manis

Di saat suatu makanan terasa manis, biasanya itu karena ada kandungan gula atau turunannya seperti fruktosa atau laktosa. Akan tetapi jenis zat lain juga bisa mengaktifkan sel-sel sensorik manis.

2. Rasa Kecut

Contoh makanan yang terasa asam adalah larutan asam seperti jus lemon atau asam organik. Sensasi rasa asam ini disebabkan oleh ion hidrogen (simbol kimia: H+).

Kemudian zat asam melepaskan ion hidrogen pada saat sedang bersentuhan dengan air.

3. Rasa Asin

Sebagian besar makanan yang terasa asin pasti mengandung zat garam. Zat yang menimbulkan sensasi rasa ini adalah kristal garam yang terbuat dari natrium dan klorida.

Pada garam mineral seperti yang mengandung kalium atau magnesium juga dapat menimbulkan rasa asin.

4. Rasa Gurih

Rasa gurih atau umami dapat muncul dari rasa kaldu daging. Adanya rasa gurih disebabkan oleh asam glutamat atau asam aspartat.

Kedua asam tersebut adalah bagian dari banyak protein berbeda yang ditemukan dalam makanan dan beberapa tumbuhan. Terdapat banyak asam glutamat di dalam makanan lainnya seperti tomat matang, daging, dan keju.

5. Rasa Pahit

Rasa pahit diakibatkan oleh banyak zat yang berbeda-beda. Totalnya sekitar 35 protein berbeda dalam sel sensorik yang merespons zat pahit.

Berdasarkan teori evolusi, muncul rasa pahit dapat dijelaskan akibat banyaknya spesies tumbuhan pahit yang berbeda dan beberapa di antaranya beracun.

Mengenali mana yang benar-benar beracun adalah masalah kelangsungan hidup.

Sensasi pedas sering digambarkan sebagai rasa. Namun sebenarnya, pedas hanyalah sinyal nyeri yang dikirim oleh saraf yang menyampaikan informasi tentang suhu dan sentuhan.

Makanan yang dibumbui dengan bubuk cabai mengaktifkan sinyal nyeri dan panas. Hal ini yang disebabkan oleh zat kapsaisin dalam cabai.

Pada saat makan, zat kimia bersentuhan dengan sel saraf di mulut. Zat kimia tersebut mengaktifkan sel saraf dengan mengubah protein tertentu di dinding sel sensorik.

Perubahan tersebut menyebabkan sel sensorik melepaskan pembawa pesan kimia, kemudian mengaktifkan sel saraf lainnya. Sel saraf inilah yang kemudian meneruskan informasi rasa ke otak.

Itulah yang menjadi penyebab bagaimana manusia bisa merasakan rasa. Karena ada sistem yang bekerjasama yaitu aroma yang dihirup hidung, lidah sebagai indera perasa, dan otak mengidentifikasi rasa. (Aya)

Baca juga: Bagaimana Rice Cooker Tahu Nasi Sudah Matang? Ini Cara Kerjanya